PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN TERBARU 2025/2026
PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN TERBARU 2025/2026

PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN TERBARU 2025/2026
Indonesia tengah memasuki babak baru industrialisasi yang menitikberatkan kemandirian dan daya saing produksi dalam negeri. Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN)—yang dirumuskan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan diperkuat melalui berbagai regulasi, termasuk Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021—menetapkan bahwa proyek-proyek pemerintah dan BUMN wajib mengutamakan barang/jasa berkomponen lokal tinggi. Hal tersebut tercermin dalam indikator Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang menjadi prasyarat dalam proses pengadaan, perizinan investasi, hingga akses insentif fiskal. Situasi ini mengharuskan pelaku industri, konsultan, serta aparatur pengadaan memahami prosedur verifikasi dan perhitungan TKDN secara komprehensif.
Konteks global yang menghadapi disrupsi logistik, gejolak harga komoditas, dan ketegangan geopolitik membuat kemandirian rantai pasok menjadi isu strategis. Pemerintah menargetkan kontribusi industri manufaktur pada PDB mencapai 30 % dalam peta jalan Making Indonesia 4.0. TKDN menjadi instrumen krusial untuk mendorong lokalisasi suplai dan penciptaan lapangan kerja. Tanpa penguasaan metode verifikasi komponen lokal, perusahaan berisiko gagal memperoleh sertifikat TKDN sehingga tersingkir dari pasar pengadaan pemerintah senilai ratusan triliun rupiah.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa proses perhitungan TKDN belum sepenuhnya dipahami oleh pelaku usaha—terutama UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi. Banyak calon penyedia mengalami penundaan kurasi E‑Katalog V6 karena kesalahan dokumen atau formula penilaian. Padahal, verifikasi TKDN melibatkan detail teknik seperti Cost Breakdown Structure, bobot material langsung, tenaga kerja, serta biaya pabrikasi yang diakui. Kompleksitas ini menegaskan pentingnya bimbingan teknis (Bimtek) terstruktur agar para pelaku industri mampu memenuhi kualifikasi P3DN secara efektif.
Pusat Edukasi Indonesia merancang Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN dengan pendekatan workshop berbasis kasus nyata di sektor konstruksi, alat kesehatan, information & communication technology, dan energi. Program ini mengombinasikan pemahaman regulasi, simulasi perhitungan, hingga tata cara audit lapangan oleh Sucofindo dan Surveyor Indonesia. Dengan demikian, peserta tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mahir menyusun dokumen TKDN yang valid, siap diaudit, dan diunggah ke sistem SIP4TKDN.
Definisi Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
TKDN adalah persentase keuangan dari komponen produksi dalam negeri pada barang, jasa, atau kombinasi barang-jasa, dibandingkan dengan nilai total biaya produksi. Nilai tersebut dihitung berdasarkan metodologi yang ditetapkan Kemenperin melalui Pedoman Perhitungan TKDN Versi 5 yang mengikuti ketentuan ISO 17065 mengenai penilaian kesesuaian.
Verifikasi TKDN merupakan proses penilaian kesesuaian dokumen dan fakta lapangan oleh lembaga independen berlisensi—antara lain PT Sucofindo (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero), dan PT Biro Klasifikasi Indonesia. Tahapan verifikasi meliputi pemeriksaan bill of material, proses manufaktur, penggunaan mesin lokal, hingga validasi data tenaga kerja Indonesia yang terlibat. Output proses ini adalah Sertifikat TKDN yang berlaku selama tiga tahun atau menyesuaikan perubahan struktur produk.
Perhitungan TKDN dilakukan dengan rumus:
TKDN (%) = (Nilai komponen dalam negeri / Nilai total produksi) × 100.
Nilai komponen dalam negeri mencakup biaya material lokal, tenaga kerja Indonesia, overhead pabrik yang berasal dari dalam negeri, serta margin. Sementara nilai impor dihitung dari bahan baku, mesin, dan jasa asing.
Bimtek Verifikasi TKDN adalah program pelatihan intensif yang membantu peserta memahami pedoman teknis, mengkritisi struktur biaya, menyiapkan formulir cost breakdown, dan melakukan simulasi audit sesuai prosedur lembaga verifikasi. Dengan kompetensi ini, perusahaan dapat menyusun strategi peningkatan TKDN dan memanfaatkan insentif P3DN seperti preferensi harga 25 % pada tender pemerintah.
Peran dan Pentingnya Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
- Kepatuhan Regulasi Pengadaan – Tanpa sertifikat TKDN, produk tidak akan lolos kurasi e‑katalog dan pengadaan APBN/APBD. Bimtek mempercepat proses sertifikasi dan meminimalkan revisi.
- Daya Saing Industri Lokal – Pemahaman perhitungan TKDN mendorong substitusi bahan impor dan inovasi proses manufaktur lokal untuk menaikkan skor TKDN.
- Insentif Fiskal & Non-Fiskal – Produk bersertifikat TKDN mendapat preferensi harga, tax allowance, serta prioritas skema pendanaan PEN. Bimtek menuntun peserta memanfaatkan fasilitas tersebut.
- Mitigasi Risiko Audit – Dokumen yang disusun rapi dan berbasis data mengurangi potensi temuan saat audit BPK atau due diligence investor.
- Pembangunan Ekosistem Rantai Pasok – Perhitungan komponen lokal menuntut kolaborasi dengan pemasok domestik, sehingga memperkuat multiplier effect ekonomi.
Materi Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
- Kerangka Hukum & Kebijakan P3DN
− Perpres No. 12/2021, Permenperin No. 46/2022, SE LKPP. - Metodologi Perhitungan TKDN
− Rumus umum barang, jasa, dan barang-jasa.
− Pembobotan material, tenaga kerja, overhead, margin. - Penyusunan Cost Breakdown
− Identifikasi bill of material, routing proses, beban biaya. - Prosedur Verifikasi & Audit
− Tahap desk review, on-site visit, sampling, wawancara.
− Penyusunan Corrective Action Request. - Strategi Peningkatan TKDN
− Substitusi bahan impor, local content engineering, kemitraan UMKM. - Pengisian Form SIP4TKDN & E‑Katalog
− Persiapan dokumen digital, unggah sertifikat, sinkronisasi NIB. - Studi Kasus Sektor Prioritas
− Konstruksi modular, alat kesehatan, panel surya, software ERP. - Simulasi Audit Lapangan
− Role‑play verifikator vs perusahaan; pembuatan closing meeting report.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
Tujuan
- Membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh terkait kebijakan, formula, dan prosedur verifikasi TKDN.
- Melatih peserta menyusun dokumen sertifikasi yang valid serta strategi peningkatan TKDN.
- Memastikan organisasi siap menghadapi audit lembaga verifikasi dan kurasi pengadaan negara.
Manfaat Lengkap
- Mempercepat sertifikasi ≤ 45 hari karena dokumen lengkap.
- Menghemat biaya retake audit hingga 30 %.
- Meningkatkan skor TKDN rata‑rata 5–10 poin melalui pengaturan struktur biaya.
- Memperbesar peluang kontrak pemerintah dan BUMN.
- Mendukung substitusi impor dan kemandirian industri.
Pelatihan ini memampukan pelaku industri dan aparatur memahami, menghitung, serta memverifikasi TKDN secara akurat, sehingga produk lolos sertifikasi, mendapat preferensi pengadaan, dan memperkuat kemandirian industri nasional.
Implementasi TKDN bukan semata ritual administratif; ia adalah motor penggerak kemandirian ekonomi bangsa. Tanpa kompetensi verifikasi dan perhitungan yang andal, peluang belanja pemerintah untuk memajukan industri dalam negeri akan terlewat. PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN Pusat Edukasi Indonesia hadir sebagai jembatan antara regulasi, audit lapangan, dan strategi bisnis peserta. Melalui kurikulum berbasis kasus nyata, pendampingan ahli verifikator, serta template dokumen siap pakai, peserta pulang dengan keyakinan dan kemampuan real mengajukan sertifikasi TKDN dan menaikkan kandungan lokal. Bergabunglah untuk memperkuat rantai pasok domestik, memenangkan pasar pengadaan, dan mendorong Indonesia menjadi pusat manufaktur yang tangguh di kancah global.

PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN TERBARU 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN TERBARU 2025/2026
Metode Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pelatihan Verifikasi dan Perhitungan TKDN:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id

PELATIHAN VERIFIKASI DAN PERHITUNGAN TKDN TERBARU 2025/2026