Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit Terbaru 2025/2026
Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit Terbaru 2025/2026

Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit Terbaru 2025/2026
Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit, Dalam era transformasi sistem kesehatan nasional, rumah sakit tidak lagi hanya berperan sebagai institusi pelayanan medis, tetapi juga sebagai entitas yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Perubahan regulasi, tuntutan masyarakat akan mutu layanan, serta dinamika perkembangan teknologi kesehatan menuntut rumah sakit untuk senantiasa beradaptasi dan meningkatkan kualitas tata kelolanya. Di tengah tantangan ini, Bimbingan Teknis Tata Kelola Rumah Sakit (Bimtek TKRS) hadir sebagai solusi strategis untuk memperkuat fondasi manajemen rumah sakit di seluruh Indonesia.
Urgensi penerapan tata kelola yang baik di rumah sakit semakin tinggi, terutama setelah diberlakukannya berbagai kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan keselamatan pasien. Rumah sakit yang mampu menerapkan tata kelola yang efektif akan lebih siap menghadapi persaingan, memenuhi standar akreditasi nasional, serta memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Sebaliknya, lemahnya tata kelola berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari penurunan mutu layanan hingga masalah hukum dan reputasi.
Selain itu, perubahan pola penyakit, peningkatan jumlah pasien, serta keterbatasan sumber daya manusia dan finansial menuntut rumah sakit untuk melakukan inovasi dalam pengelolaan organisasi. Di sinilah peran Bimtek TKRS menjadi sangat vital, karena tidak hanya membekali peserta dengan pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diimplementasikan di lingkungan kerja. Dengan pendekatan interaktif, studi kasus, dan simulasi, peserta Bimtek TKRS diharapkan mampu menjadi agen perubahan di institusinya masing-masing.
Lebih jauh, Bimtek TKRS juga menjadi media strategis dalam membangun jejaring antar rumah sakit, berbagi best practices, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor. Melalui program ini, rumah sakit diharapkan dapat bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien. Dengan demikian, keberadaan Bimtek TKRS sangat relevan dan mendesak untuk diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan rumah sakit, baik di tingkat pusat, daerah, maupun swasta.
Definisi Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit
Bimtek TKRS adalah program bimbingan teknis yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kompetensi para pengelola rumah sakit dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) dan tata kelola klinis yang baik (Good Clinical Governance). Tata kelola rumah sakit sendiri didefinisikan sebagai penerapan fungsi-fungsi manajemen rumah sakit yang berlandaskan pada prinsip transparansi, akuntabilitas, independensi, responsibilitas, kesetaraan, dan kewajaran, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
Secara spesifik, tata kelola rumah sakit mencakup seluruh aspek pengelolaan organisasi, mulai dari kepemilikan, struktur organisasi, sistem manajemen, hingga pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan. Dalam konteks klinis, tata kelola juga meliputi kepemimpinan klinik, audit klinis, pengelolaan data dan risiko klinis berbasis bukti, peningkatan kinerja, pengelolaan keluhan, monitoring hasil pelayanan, pengembangan profesional, hingga akreditasi rumah sakit.
Bimtek TKRS dirancang agar seluruh unit dan pokja di rumah sakit dapat berkoordinasi secara efektif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Hal ini mencakup penyusunan program kerja unit, pedoman pengorganisasian, serta pedoman pelayanan yang terintegrasi dengan visi dan misi rumah sakit. Dengan demikian, setiap individu di lingkungan rumah sakit, mulai dari pemilik, dewan pengawas, direktur, pimpinan unit, hingga staf klinis dan non-klinis, memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata kelola yang unggul.
Lebih jauh, Bimtek TKRS tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif dan manajerial, tetapi juga pada penguatan budaya organisasi, etika rumah sakit, serta komitmen terhadap mutu dan keselamatan pasien. Dengan mengikuti Bimtek TKRS, peserta diharapkan mampu memahami secara komprehensif seluruh aspek tata kelola rumah sakit, serta mampu mengimplementasikannya secara konsisten dan berkelanjutan.
Peran dan Pentingnya Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit
Bimtek TKRS memiliki peran yang sangat krusial dalam meningkatkan kualitas manajemen rumah sakit di Indonesia. Pertama, program ini berfungsi sebagai sarana edukasi dan pembaruan pengetahuan bagi seluruh pemangku kepentingan rumah sakit, mulai dari pimpinan hingga staf operasional. Melalui Bimtek, peserta memperoleh pemahaman mendalam tentang regulasi terbaru, standar akreditasi, serta best practices dalam tata kelola rumah sakit yang efektif dan efisien.
Kedua, Bimtek TKRS menjadi wadah untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan di lingkungan rumah sakit. Kepemimpinan yang efektif sangat diperlukan untuk menciptakan sinergi antara pemilik, dewan pengawas, direktur, pimpinan unit, dan seluruh staf. Sinergi ini akan memperkuat kolaborasi dalam mencapai visi dan misi rumah sakit, serta memastikan bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil selalu berorientasi pada mutu layanan dan keselamatan pasien.
Ketiga, Bimtek TKRS berperan dalam mendorong terciptanya budaya organisasi yang sehat, transparan, dan akuntabel. Dengan memahami prinsip-prinsip tata kelola yang baik, rumah sakit dapat membangun sistem pengawasan internal yang kuat, mengelola risiko secara proaktif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi rumah sakit. Hal ini sangat penting di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan berintegritas.
Keempat, Bimtek TKRS juga sangat penting dalam mendukung proses akreditasi rumah sakit. Standar akreditasi nasional maupun internasional menuntut adanya tata kelola yang terstruktur, terdokumentasi, dan terukur. Melalui Bimtek, rumah sakit dapat mempersiapkan diri secara optimal untuk memenuhi seluruh persyaratan akreditasi, mulai dari aspek manajemen, klinis, hingga administrasi. Dengan demikian, Bimtek TKRS menjadi investasi strategis bagi rumah sakit dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan organisasinya.
Materi Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit yang Terperinci dan Sistematis
Materi yang disajikan dalam Bimtek TKRS dirancang secara komprehensif dan sistematis, mencakup seluruh aspek penting dalam tata kelola rumah sakit. Berikut adalah uraian materi utama yang biasanya diberikan dalam program Bimtek TKRS:
-
Representasi Pemilik/Dewan Pengawas: Membahas peran dan tanggung jawab pemilik serta dewan pengawas dalam pengelolaan rumah sakit, termasuk mekanisme pengawasan dan pengambilan keputusan strategis.
-
Akuntabilitas Direktur dan Pimpinan Rumah Sakit: Mengulas pentingnya akuntabilitas dalam setiap level manajemen, mulai dari direktur utama hingga pimpinan unit, serta bagaimana membangun sistem pelaporan dan evaluasi yang efektif.
-
Kepemimpinan untuk Mutu dan Keselamatan Pasien: Fokus pada pengembangan kepemimpinan yang berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien, termasuk penetapan indikator prioritas dan monitoring kinerja.
-
Kepemimpinan Terkait Kontrak dan Sumber Daya: Membahas tata kelola kontrak klinis dan manajemen sumber daya (SDM, keuangan, alat kesehatan), serta pengambilan keputusan berbasis data dan analisis risiko.
-
Pengorganisasian dan Akuntabilitas Komite: Meliputi pengelolaan komite medik, keperawatan, dan tenaga kesehatan lain, serta peran komite dalam mendukung tata kelola klinis dan non-klinis.
-
Akuntabilitas Kepala Unit Klinis/Non Klinis: Menjelaskan tanggung jawab kepala unit dalam pengelolaan layanan, pengawasan mutu, dan pelaporan kinerja.
-
Etika Rumah Sakit dan Budaya Keselamatan: Mengupas penerapan etika dalam seluruh aktivitas rumah sakit serta pengembangan budaya keselamatan sebagai bagian dari tata kelola yang baik.
-
Manajemen Risiko: Mempelajari strategi identifikasi, analisis, mitigasi, dan evaluasi risiko di lingkungan rumah sakit, termasuk pencegahan cedera dan kerugian.
-
Program Penelitian Bersubjek Manusia: Membahas aspek legal, etis, dan manajerial dalam pelaksanaan penelitian di rumah sakit.
-
Implementasi Supply Chain Management: Pengelolaan rantai pasok obat dan farmasi secara efisien dan transparan.
-
Latihan dan Simulasi Penilaian Standar TKRS: Melakukan simulasi dan studi kasus untuk memahami implementasi standar tata kelola rumah sakit sesuai regulasi terbaru.
Metode pembelajaran dalam Bimtek TKRS sangat variatif, meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, studi kasus, simulasi, serta role-play. Pendekatan ini memastikan peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam situasi nyata di rumah sakit.
Tujuan dan Manfaat Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit
Bimtek TKRS memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas seluruh pemangku kepentingan rumah sakit dalam menerapkan tata kelola yang baik dan berstandar nasional. Secara khusus, tujuan Bimtek TKRS antara lain:
-
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait tata kelola rumah sakit sesuai regulasi dan standar akreditasi terbaru.
-
Meningkatkan kompetensi kepemimpinan, manajerial, dan teknis dalam pengelolaan rumah sakit.
-
Mendorong terciptanya budaya organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
-
Memperkuat sistem pengawasan internal dan manajemen risiko di lingkungan rumah sakit.
-
Mendukung proses akreditasi dan peningkatan mutu layanan rumah sakit secara berkelanjutan.
Manfaat yang diperoleh dari mengikuti Bimtek TKRS sangat signifikan, baik bagi individu peserta maupun institusi rumah sakit secara keseluruhan. Berikut beberapa manfaat utama yang dapat dirasakan:
-
Peningkatan Mutu Layanan: Rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang lebih aman, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
-
Efisiensi Operasional: Tata kelola yang baik membantu rumah sakit mengoptimalkan penggunaan sumber daya, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan produktivitas.
-
Peningkatan Kepuasan Pasien dan Stakeholder: Dengan pelayanan yang bermutu dan transparan, tingkat kepuasan pasien, keluarga, dan pemangku kepentingan lainnya akan meningkat.
-
Penguatan Daya Saing dan Reputasi: Rumah sakit yang menerapkan tata kelola yang baik akan lebih mudah memperoleh kepercayaan masyarakat dan menjadi pilihan utama dalam pelayanan kesehatan.
-
Kesiapan Menghadapi Akreditasi: Rumah sakit lebih siap dalam menghadapi proses akreditasi, baik nasional maupun internasional, sehingga dapat mempertahankan atau meningkatkan status akreditasi yang dimiliki.
Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit merupakan program strategis dan sangat relevan dalam upaya meningkatkan mutu, efisiensi, dan akuntabilitas pelayanan rumah sakit di Indonesia. Melalui program ini, seluruh pemangku kepentingan rumah sakit dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dan dinamika dunia kesehatan yang terus berkembang. Materi yang komprehensif, metode pembelajaran yang interaktif, serta manfaat yang nyata menjadikan Bimtek TKRS sebagai investasi penting bagi rumah sakit yang ingin bertransformasi menjadi institusi yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Keberhasilan implementasi tata kelola rumah sakit tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu layanan, tetapi juga pada keselamatan pasien, efisiensi operasional, serta reputasi institusi di mata masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam Bimtek TKRS sangat dianjurkan bagi seluruh pengelola dan staf rumah sakit, baik di tingkat pusat, daerah, maupun swasta. Dengan komitmen bersama, rumah sakit di Indonesia akan mampu menjadi pilar utama dalam mewujudkan sistem kesehatan nasional yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit Terbaru 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit Terbaru 2025/2026
Metode Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit:
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit:
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit:
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek TKRS – Tata Kelola Rumah Sakit:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id
