BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

Gelombang reformasi birokrasi yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade di Indonesia kini memasuki fase akselerasi penguatan human capital. Salah satu tonggak kunci di dalamnya adalah penyederhanaan sistem penggajian aparatur sipil negara (ASN) melalui skema gaji tunggal (single salary). Selama ini, ASN menerima belasan komponen pendapatan—gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan kinerja, honor kegiatan, dan insentif non‑budgeter—yang tidak hanya tumpang‑tindih, tetapi juga menimbulkan kerumitan administrasi, ketidakpastian fiskal, serta celah moral hazard. Di tengah urgensi good governance, kompleksitas tersebut harus dipangkas menjadi satu paket remunerasi yang transparan, adil, dan sepenuhnya berbasis kinerja.


Pemerintah Pusat telah memancang landasan kebijakan melalui Undang‑Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019. Kedua regulasi tersebut menegaskan bahwa penghasilan ASN harus bersifat clean wage, terukur, dan dikaitkan langsung dengan pencapaian kinerja. Meski demikian, survei internal KemenPAN–RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah masih kesulitan memahami metodologi penetapan kelas jabatan, mekanisme penilaian kinerja terintegrasi, hingga simulasi fiskal jangka panjang. Tanpa pemahaman menyeluruh dan keterampilan teknis, implementasi gaji tunggal berpotensi memicu resistensi pegawai, inkonsistensi data, serta ketidakseimbangan anggaran.


Isu di lapangan tidak berhenti pada aspek regulatif saja. Tantangan teknis yang jamak ditemui mencakup integrasi e‑payroll dengan Sistem Informasi ASN (SIASN), rekonsiliasi data kepegawaian lintas-unit, penyesuaian job value, hingga rekayasa ulang proses bisnis SDM. Faktor‑faktor tersebut, jika tak diantisipasi sejak dini, akan menghambat transparansi dan menimbulkan kesenjangan pendapatan antar satuan kerja. Di sisi lain, tekanan sosial—misalnya tuntutan masyarakat atas pelayanan publik prima—mendorong pemerintah untuk segera merumuskan sistem remunerasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga kompetitif dibanding sektor swasta.


Menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya. Dirancang secara komprehensif, program ini mengombinasikan kuliah interaktif, diskusi kebijakan, hands‑on training perangkat lunak penggajian, hingga simulasi perhitungan fiskal multi‑skenario. Peserta—mulai dari pejabat penatausahaan keuangan, kepala BKD/BKPSDM, auditor internal, sampai analis SDM—akan dibekali metodologi mutakhir serta panduan aplikatif sehingga mampu mengeksekusi transisi gaji tunggal secara tepat, akuntabel, dan berkelanjutan.


Definisi Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya


Secara terminologis, gaji tunggal adalah skema penghasilan ASN yang menyatukan seluruh komponen gaji dan tunjangan ke dalam satu paket remunerasi bulanan berbasis kelas jabatan dan capaian kinerja. Pendekatan ini diilhami konsep clean wage yang telah diterapkan di berbagai negara, misalnya Singapura dengan Clean Wage System dan Malaysia melalui Malaysia Remuneration System. Karakteristik utamanya adalah transparansi struktur upah, keterukuran indikator kinerja, serta penyederhanaan proses penggajian.


Bimtek Gaji Tunggal sendiri merupakan program pendidikan dan pelatihan teknis yang memfokuskan diri pada penguatan kompetensi aparatur dalam menganalisis, merancang, dan menerapkan skema gaji tunggal di instansi masing‑masing. Keunggulan Bimtek ini terletak pada module praktek perhitungan, di mana peserta akan diajak melakukan simulasi kalkulasi remunerasi berbasis kelas jabatan, individual performance score, dan variabel kompensasi daerah (regional allowance).


Istilah kelas jabatan merujuk pada pengelompokan posisi ASN berdasarkan nilai (value) jabatan yang diperoleh melalui proses evaluasi jabatan. Nilai tersebut mempertimbangkan dimensi knowledge, problem solving, dan accountability. Di sinilah keterkaitan antara manajemen SDM, perencanaan fiskal, dan kinerja organisasi menjadi konkret; kesalahan menilai kelas jabatan berpotensi menimbulkan distorsi keadilan penggajian.


Adapun praktek perhitungannya mencakup rangkaian langkah: penyusunan struktur skala upah, penentuan formula remunerasi (gaji dasar + tunjangan kinerja terstandar), simulasi phase‑in fiskal, hingga proyeksi indeks belanja pegawai dalam APBN/APBD. Komponen praktek ini krusial karena memastikan kebijakan gaji tunggal bersandar pada data dan analisis fiskal yang valid, bukan sekadar asumsi optimistis.


Peran dan Pentingnya Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya

Bimtek Gaji Tunggal berperan sebagai transformation catalyst dalam beberapa ranah strategis:

  • Harmonisasi regulasi dan implementasi
    Pelatihan ini memastikan seluruh unit kerja memiliki pemahaman seragam tentang amanat UU ASN 5/2014 dan PP 15/2019, sehingga meminimalkan interpretation gap yang sering kali memunculkan kebijakan penggajian berbeda antar­instansi, bahkan antar­daerah.

  • Peningkatan kapabilitas teknis
    Melalui hands‑on training, peserta mempelajari cara mengoperasikan aplikasi e‑Payroll terintegrasi SIASN, memetakan kelas jabatan dengan metodologi point factor, serta mengonfigurasi kalkulator remunerasi otomatis. Peningkatan literasi teknologi tersebut menjadi kunci kesuksesan transformasi digital penggajian.

  • Penguatan tata kelola fiskal
    Bimtek melatih analis anggaran dan perencana untuk menyusun scenario analysis—misalnya skema konservatif versus progresif—sehingga dampak kebijakan gaji tunggal terhadap belanja pegawai dapat diukur, diprediksi, dan disesuaikan dengan kapasitas fiskal daerah maupun pusat.

  • Manajemen perubahan dan budaya kinerja
    Transisi ke gaji tunggal sering kali menimbulkan resistensi, terutama dari pegawai yang kehilangan komponen honor kegiatan. Modul change management dan komunikasi risiko dalam Bimtek membekali pimpinan dan tim SDM dengan strategi efektif untuk membangun buy‑in pegawai, menjaga morale, serta menumbuhkan budaya performance‑oriented.

  • Benchmark global dan jejaring kolaboratif
    Peserta berkesempatan mempelajari praktik terbaik internasional, berdiskusi dengan narasumber World Bank, Asian Development Bank (ADB), dan akademisi, sekaligus membangun jejaring lintas­instansi untuk pertukaran solusi pragmatis.


Materi Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya

  1. Kerangka Hukum & Kebijakan Gaji Tunggal

    • UU ASN 5/2014, PP 15/2019, Surat Edaran KemenPAN‑RB

    • Prinsip clean wage dan equal pay for equal work

  2. Evaluasi Jabatan & Grading System

    • Metode point factor dan factor comparison

    • Penetapan job weight & kalibrasi antarunit

  3. Perancangan Struktur & Skala Upah

    • Teknik broadbanding dan differensiasi vertikal

    • Variabel tunjangan regional & cost‑of‑living index

  4. Integrasi Kinerja & Remunerasi

    • Penyusunan Key Performance Indicators (KPIs) individual dan tim

    • Matriks pengali kinerja (performance multiplier)

  5. Praktek Perhitungan Gaji Tunggal (Workshop)

    • Simulasi perangkat lunak e‑Payroll

    • Perhitungan gaji dasar, tunjangan kinerja, dan insentif non‑fisik

    • Analisis kasus: skenario 5%, 10%, 15% kenaikan produktivitas

  6. Pengelolaan Fiskal & Tahapan Implementasi

    • Phase‑in strategy (pilot project -> rollout nasional)

    • Proyeksi belanja pegawai, sensitivity analysis, dan mitigasi risiko

  7. Aspek Perpajakan & Kepatuhan

    • PPh 21 atas paket gaji tunggal

    • Pelaporan dan rekonsiliasi keuangan berbasis SAIBA

  8. Teknologi & Keamanan Data Penggajian

    • Integrasi dengan SIASN, SIPD, dan cloud‑based HR platform

    • Protokol data privacy dan enkripsi gaji

  9. Change Management & Komunikasi

    • Stakeholder mapping, risk communication, dan feedback loop

    • Strategi sosialisasi multikanal: townhall, e‑learning, media sosial

  10. Audit & Pengawasan Sistem Gaji Tunggal

    • Tiga garis pertahanan (three lines of defense)

    • Peran Itjen/BPKP dan rekomendasi perbaikan kontinu


Tujuan dan Manfaat Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya

Tujuan

  1. Meningkatkan literasi regulatif agar peserta memahami kerangka hukum gaji tunggal dan penerapannya di instansi masing‑masing.

  2. Membekali keterampilan praktis dalam perhitungan remunerasi berbasis kelas jabatan dan kinerja menggunakan perangkat e‑Payroll.

  3. Menguatkan kapasitas fiskal planning melalui penyusunan skenario dampak belanja pegawai jangka pendek dan menengah.

  4. Mendorong transformasi budaya kerja yang menitikberatkan penghargaan atas produktivitas, bukan senioritas atau honorarium.

  5. Mengintegrasikan teknologi informasi guna meningkatkan akurasi, keamanan data, dan transparansi penggajian di mata publik.

Manfaat Rinci

  • Transparansi tinggi: Struktur penggajian yang sederhana memudahkan audit dan pengawasan publik.

  • Efisiensi anggaran: Eliminasi honorarium ganda menekan kebocoran keuangan hingga dua digit persen.

  • Motivasi pegawai naik: Keterkaitan langsung antara kinerja dan remunerasi mendorong budaya high‑performance.

  • Keadilan internal terjamin: Penetapan gaji berdasarkan kelas jabatan mengurangi kesenjangan pendapatan.

  • Daya saing birokrasi: Skema remunerasi kompetitif membantu pemerintah merekrut dan mempertahankan talenta unggul.


Penyederhanaan sistem penggajian melalui skema gaji tunggal bukan lagi opsi, melainkan keniscayaan jika Indonesia ingin memiliki birokrasi modern, efisien, dan berintegritas. Namun, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia di setiap instansi. BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA  hadir sebagai game‑changer yang menggabungkan pemahaman regulasi, keterampilan teknis, dan manajemen perubahan dalam satu paket pelatihan komprehensif.

Dengan mengikuti BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA , peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga tools dan mindset untuk mengeksekusi transformasi penggajian yang benar‑benar berdampak. Inilah saatnya aparatur di seluruh Indonesia melompat lebih jauh—menjadikan gaji tunggal sebagai kendaraan menuju birokrasi yang profesional, akuntabel, dan sejahtera. Bergabunglah bersama Pusat Edukasi Indonesia, dan buktikan bahwa perubahan bukan sekadar wacana, melainkan tindakan nyata demi pelayanan publik kelas dunia.

BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

Metode Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Gaji Tunggal Dilengkapi Praktek Perhitungannya:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person

 

BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

BIMTEK GAJI TUNGGAL DILENGKAPI PRAKTEK PERHITUNGANNYA TERBARU 2025/2026

author-avatar

Tentang PENA

Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi dan memberikan layanan di bidang Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Workshop, Seminar, Sertifikasi, Riset, Inhouse Training, serta Pelatihan dan Pendidikan Non Formal. Pusat Edukasi Indonesia bertujuan mendukung peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui program yang dirancang secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan para peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *