Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih Terbaru 2025/2026
Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih Terbaru 2025/2026

Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih Terbaru 2025/2026
Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih, dalam konteks pembangunan berkelanjutan, sanitasi dan akses terhadap air bersih menjadi dua indikator krusial yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat. Di Indonesia, permasalahan sanitasi dan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah bersama berbagai pihak terus mendorong peningkatan akses dan kualitas layanan sanitasi serta air bersih melalui program-program strategis, termasuk pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) kepada aparatur pemerintahan desa.
Pemerintah Indonesia melalui berbagai kebijakan telah menetapkan target nasional untuk mencapai akses universal terhadap sanitasi layak dan air minum yang aman. Komitmen ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6, yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Namun, untuk mewujudkan target tersebut diperlukan partisipasi aktif dan peningkatan kapasitas pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.
Sayangnya, masih banyak desa yang belum memiliki kemampuan teknis dan pengetahuan memadai dalam mengelola program sanitasi dan air bersih. Hal ini berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan anggaran, rendahnya keberlanjutan program, hingga timbulnya risiko kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang buruk. Dalam kondisi ini, kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih menjadi sangat mendesak dan relevan.
Melalui pelatihan yang sistematis dan aplikatif, bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program sanitasi serta air bersih secara efektif. Bimtek ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya perubahan perilaku, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya air dan sanitasi.
Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, sanitasi dan akses terhadap air bersih menjadi dua indikator krusial yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat. Di Indonesia, permasalahan sanitasi dan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan infrastruktur dan kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemerintah bersama berbagai pihak terus mendorong peningkatan akses dan kualitas layanan sanitasi serta air bersih melalui program-program strategis, termasuk pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) kepada aparatur pemerintahan desa.
Pemerintah Indonesia melalui berbagai kebijakan telah menetapkan target nasional untuk mencapai akses universal terhadap sanitasi layak dan air minum yang aman. Komitmen ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6, yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Namun, untuk mewujudkan target tersebut diperlukan partisipasi aktif dan peningkatan kapasitas pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik.
Sayangnya, masih banyak desa yang belum memiliki kemampuan teknis dan pengetahuan memadai dalam mengelola program sanitasi dan air bersih. Hal ini berdampak pada kurang optimalnya pemanfaatan anggaran, rendahnya keberlanjutan program, hingga timbulnya risiko kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang buruk. Dalam kondisi ini, kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih menjadi sangat mendesak dan relevan.
Melalui pelatihan yang sistematis dan aplikatif, bimtek ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program sanitasi serta air bersih secara efektif. Bimtek ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya perubahan perilaku, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya air dan sanitasi.
Definisi Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih adalah suatu kegiatan pelatihan yang dirancang secara sistematis dan terstruktur untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur pemerintah desa, petugas teknis, serta pihak-pihak terkait lainnya dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program sanitasi serta penyediaan air bersih di tingkat lokal. Bimtek ini tidak hanya menyajikan teori, namun juga praktik langsung yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Dalam konteks pembangunan desa, bimtek ini memegang peran penting sebagai media edukatif untuk menyelaraskan pemahaman tentang pentingnya akses terhadap sanitasi layak dan air bersih sebagai hak dasar masyarakat. Bimtek juga menjadi sarana untuk mengenalkan pendekatan berbasis masyarakat seperti Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan perubahan perilaku dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan yang sehat.
Secara umum, bimtek ini mencakup materi teknis seperti pengolahan air minum, sistem pengelolaan limbah domestik, desain fasilitas sanitasi rumah tangga, hingga strategi komunikasi perubahan perilaku (Behavior Change Communication/BCC). Semua materi tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis serta pengetahuan kebijakan yang relevan, termasuk integrasi program dengan dokumen perencanaan desa seperti RKPDes dan APBDes.
Peran dan Pentingnya Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih
Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas desa untuk mewujudkan lingkungan sehat dan layak huni. Program ini menjadi media edukasi dan peningkatan kapasitas yang memungkinkan aparatur desa memahami isu-isu penting, tantangan, serta solusi dalam pengelolaan sanitasi dan air bersih.
Pelatihan ini juga penting untuk memastikan bahwa setiap desa dapat mengelola program sanitasi secara berkelanjutan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Tanpa pelatihan yang memadai, banyak program sanitasi gagal berfungsi karena kurangnya pemahaman teknis dan kelembagaan yang kuat. Melalui bimtek, desa didorong untuk membentuk kelembagaan pengelolaan sanitasi dan air bersih yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain aspek teknis, bimtek ini juga berperan dalam membangun kesadaran dan kepemimpinan lokal dalam mengatasi tantangan sanitasi dan air bersih. Aparatur desa diberikan pemahaman tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pengelolaan limbah domestik, dan pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat.
Bimtek ini menjadi salah satu bentuk intervensi preventif dan promotif yang sangat penting dalam upaya menurunkan angka penyakit berbasis lingkungan seperti diare, stunting, dan infeksi saluran pernapasan. Dengan SDM desa yang kompeten, desa akan lebih siap dalam menyusun rencana pembangunan berbasis data dan kebutuhan aktual.
Materi Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih
- Kebijakan dan Regulasi Terkait Sanitasi dan Air Bersih
- Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6
- Kebijakan nasional dan daerah terkait sanitasi
- Standar teknis dan lingkungan
- Perencanaan Program Sanitasi dan Air Bersih di Tingkat Desa
- Analisis kebutuhan dan kondisi eksisting
- Penyusunan rencana kegiatan sanitasi dan air bersih
- Integrasi dengan RKPDes dan APBDes
- Teknik Dasar Pengelolaan Air Bersih
- Sumber air (sumur, mata air, air permukaan)
- Sistem penyaringan dan distribusi air bersih
- Pemeliharaan dan pengawasan kualitas air
- Teknik Dasar Sanitasi Lingkungan
- Jenis dan desain fasilitas sanitasi (jamban sehat, septic tank)
- Pengelolaan limbah domestik dan tinja
- Konsep sanitasi total berbasis masyarakat (STBM)
- Pemberdayaan Masyarakat dan Perubahan Perilaku
- Strategi komunikasi dan edukasi masyarakat
- Pelibatan kader kesehatan dan kelompok masyarakat
- Monitoring dan evaluasi berbasis partisipasi
- Studi Kasus dan Praktik Lapangan
- Praktik pembuatan instalasi sederhana air bersih
- Kunjungan ke desa yang berhasil menerapkan sanitasi berkelanjutan
Tujuan dan Manfaat Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih
Tujuan utama dari bimtek ini adalah membekali perangkat desa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola program sanitasi dan air bersih secara komprehensif dan partisipatif. Tujuan khususnya antara lain:
- Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya sanitasi dan air bersih
- Meningkatkan kemampuan teknis dalam merencanakan dan mengelola layanan dasar
- Menguatkan peran kelembagaan desa dalam pengelolaan program berbasis masyarakat
Manfaat yang akan diperoleh dari pelatihan ini antara lain:
- Peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat desa
- Pengurangan risiko penyakit akibat sanitasi buruk
- Peningkatan partisipasi dan kesadaran masyarakat
- Penggunaan anggaran desa yang lebih efektif dan tepat sasaran
- Mewujudkan desa yang sehat, bersih, dan berdaya tahan terhadap krisis air
Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun kapasitas desa menuju pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesehatan masyarakat. Melalui pelatihan ini, perangkat desa dipersiapkan untuk menjadi motor penggerak dalam penyediaan layanan dasar yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pusat Edukasi Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian target nasional dan internasional dalam bidang sanitasi dan air bersih melalui penyelenggaraan bimtek yang aplikatif, kontekstual, dan partisipatif. Partisipasi dalam program ini bukan hanya soal pelatihan teknis, tetapi juga tentang membangun komitmen dan kepemimpinan desa dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat.

Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih Terbaru 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih Terbaru 2025/2026
Metode Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih:
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih:
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pengelolaan Sanitasi dan Air Bersih:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id
