Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Terbaru 2025/2026
Daftar Isi
ToggleBimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Terbaru 2025/2026

Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Terbaru 2025/2026
Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga adalah gerakan nasional yang telah terbukti menjadi pilar penting dalam pembangunan masyarakat di Indonesia. Dimotori oleh ibu-ibu rumah tangga dan sukarelawan, PKK berperan strategis dalam berbagai aspek kehidupan keluarga, mulai dari pendidikan anak, kesehatan ibu dan balita, ekonomi keluarga, hingga pelestarian lingkungan. Melalui 10 Program Pokok PKK, gerakan ini berupaya menciptakan keluarga-keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera, yang pada gilirannya akan membentuk masyarakat yang kuat dan berkarakter. Peran PKK sangat vital, terutama dalam menjangkau lapisan masyarakat terbawah dan memastikan program-program pemerintah dapat tersampaikan hingga ke unit keluarga.
Namun, menggerakkan sebuah organisasi sebesar PKK dengan cakupan yang begitu luas, dari tingkat pusat hingga dasawisma, bukanlah tanpa tantangan. Para kader PKK dihadapkan pada dinamika sosial yang terus berubah, kebutuhan masyarakat yang semakin beragam, serta tuntutan akan inovasi dalam pelaksanaan program. Banyak kader yang, meskipun memiliki semangat pengabdian yang tinggi, masih memerlukan peningkatan kapasitas dalam hal manajemen organisasi, penyusunan program yang efektif, pengelolaan keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan mereka. Kesenjangan ini dapat menghambat optimalisasi peran PKK dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga secara maksimal.
Di sisi lain, isu-isu pembangunan terkini seperti stunting, perlindungan anak dan perempuan, literasi digital, dan ekonomi kreatif berbasis keluarga semakin menjadi fokus perhatian. Kader PKK adalah ujung tombak yang paling dekat dengan keluarga, sehingga mereka memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam menangani isu-isu ini. Namun, untuk dapat menjalankan peran ini secara efektif, mereka membutuhkan pemahaman yang mendalam, keterampilan yang relevan, dan dukungan yang memadai. Tanpa bekal yang cukup, upaya pemberdayaan yang dilakukan mungkin kurang optimal dan tidak mampu mencapai target-target pembangunan yang ambisius.
Menyadari urgensi ini, Pusat Edukasi Indonesia, sebagai lembaga yang berkomitmen pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai sektor, secara proaktif menyelenggarakan program-program pelatihan dan bimbingan teknis. Salah satu inisiatif kunci adalah Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Program ini dirancang khusus untuk membekali para kader dan pengurus PKK dengan pengetahuan terkini, keterampilan praktis, dan wawasan strategis yang relevan dengan 10 Program Pokok PKK serta isu-isu pembangunan keluarga kontemporer. Bimtek ini tidak hanya fokus pada teori, melainkan juga pada pengembangan kemampuan aplikatif melalui diskusi interaktif, studi kasus nyata, dan berbagi pengalaman terbaik dari berbagai daerah, mempersiapkan kader PKK untuk tantangan tahun 2025/2026 dan seterusnya.
Definisi Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan KeluargaUntuk memahami secara komprehensif signifikansi Bimtek ini, perlu didefinisikan secara jelas apa yang dimaksud dengan PKK dan konsep Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat, dengan perempuan sebagai motor penggeraknya. Gerakan ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga-keluarga di Indonesia agar mampu meningkatkan kualitas hidupnya menuju terwujudnya keluarga sejahtera. PKK berlandaskan pada sepuluh program pokok, yaitu:
- Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
- Gotong Royong
- Pangan
- Sandang
- Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga
- Pendidikan dan Keterampilan
- Kesehatan
- Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
- Kelestarian Lingkungan Hidup
- Perencanaan Sehat
Kesepuluh program ini merupakan panduan holistik untuk menciptakan keluarga yang mandiri, produktif, dan harmonis, serta berkontribusi aktif pada pembangunan daerah dan nasional. PKK terstruktur dari tingkat pusat hingga ke unit Dasawisma, yang merupakan kelompok 10 kepala keluarga di tingkat RT/RW.
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga sebagai konsep merujuk pada upaya sistematis untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota keluarga, terutama perempuan, agar mereka mampu mengambil keputusan yang lebih baik, mengoptimalkan potensi diri dan sumber daya yang dimiliki, serta mengatasi berbagai tantangan hidup untuk mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi. Ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan proses pendampingan yang berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan akses terhadap sumber daya yang diperlukan. Tujuannya adalah agar keluarga tidak hanya menjadi penerima manfaat, melainkan subjek aktif dalam pembangunan dan penentu nasibnya sendiri. Aspek-aspek pemberdayaan meliputi ekonomi keluarga, kesehatan dan gizi, pendidikan dan pola asuh anak, lingkungan bersih, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan.
Dalam konteks operasional, PKK sebagai gerakan seringkali berhadapan dengan berbagai tantangan. Misalnya, bagaimana mengimplementasikan program Pangan agar keluarga dapat memenuhi gizi seimbang dan mengembangkan diversifikasi pangan lokal? Atau bagaimana mengembangkan Kehidupan Berkoperasi agar kelompok usaha keluarga dapat tumbuh dan mengakses pasar yang lebih luas? Hal ini membutuhkan kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial, fasilitasi, dan adaptasi terhadap isu-isu terkini seperti penurunan stunting yang menjadi prioritas nasional, atau promosi sanitasi yang layak di tingkat rumah tangga.
Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga adalah program pelatihan yang terstruktur dan intensif, dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi para pengurus dan kader PKK di berbagai tingkatan. Tujuannya adalah membekali mereka dengan metode dan praktik terbaik dalam mengelola program-program PKK, mengidentifikasi kebutuhan keluarga, memfasilitasi kegiatan pemberdayaan, dan mengintegrasikan isu-isu pembangunan terkini ke dalam setiap kegiatan. Materi disampaikan oleh para ahli di bidangnya, seringkali melibatkan praktisi PKK yang berpengalaman, dengan metode yang interaktif seperti diskusi, studi kasus, dan simulasi, sehingga peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat secara langsung dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi mereka di lapangan. Program ini sangat relevan untuk persiapan pelaksanaan kegiatan PKK di tahun anggaran 2025/2026.
Peran dan Pentingnya Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Peran dan urgensi Bimtek bagi kader PKK sangatlah krusial dalam menghadapi tuntutan pembangunan keluarga yang semakin kompleks. Pertama, Bimtek berfungsi sebagai sarana vital untuk pemutakhiran pengetahuan dan pemahaman program. Sepuluh Program Pokok PKK adalah panduan umum, namun implementasinya harus disesuaikan dengan konteks lokal dan isu-isu terkini. Misalnya, bagaimana mengaitkan program Kesehatan dengan upaya pencegahan stunting, atau program Pendidikan dan Keterampilan dengan literasi digital bagi ibu rumah tangga. Bimtek membekali kader dengan informasi terbaru, data statistik relevan, serta pemahaman mendalam tentang prioritas pembangunan nasional dan daerah yang harus diintegrasikan ke dalam program PKK. Ini memastikan program yang dijalankan lebih relevan dan berdampak.
Kedua, Bimtek berperan penting dalam mengasah keterampilan manajerial dan fasilitasi. Kader PKK seringkali berfungsi sebagai manajer program di tingkat akar rumput, mulai dari perencanaan kegiatan, mobilisasi sumber daya, hingga evaluasi. Mereka juga berperan sebagai fasilitator dalam menggerakkan masyarakat dan membentuk kelompok-kelompok belajar atau usaha. Bimtek membekali mereka dengan teknik-teknik manajemen proyek sederhana, penyusunan proposal kegiatan, pengelolaan keuangan berbasis komunitas, serta keterampilan fasilitasi kelompokyang efektif. Pelatihan tentang komunikasi interpersonal, problem solving, dan negosiasi juga akan meningkatkan kemampuan mereka dalam berinteraksi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
Ketiga, Bimtek adalah platform krusial untuk mendorong inovasi dan adaptasi terhadap teknologi. Di era digital, pemanfaatan teknologi dapat sangat membantu efisiensi dan jangkauan program PKK. Banyak kader yang mungkin masih gagap teknologi atau belum sepenuhnya memahami potensi media sosial untuk sosialisasi program, penggunaan aplikasi keuangan sederhana untuk pelaporan, atau platform edukasi online untuk penyebaran informasi kesehatan/pola asuh. Bimtek memperkenalkan mereka pada alat-alat digital ini, mengajarkan cara menggunakannya secara efektif untuk mendukung kegiatan PKK, mulai dari pendaftaran anggota, dokumentasi kegiatan, hingga promosi produk UMKM keluarga. Ini adalah langkah maju menuju PKK yang lebih modern dan adaptif.
Keempat, Bimtek juga sangat penting dalam meningkatkan kapasitas pengumpulan data dan pelaporan berbasis bukti. PKK memiliki jaringan hingga tingkat dasawisma, yang merupakan potensi besar untuk pengumpulan data keluarga secara akurat. Namun, seringkali data yang terkumpul belum dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan program atau pelaporan. Bimtek melatih kader tentang metode pengumpulan data sederhana, validasi data, analisis data dasar, serta penyusunan laporan kegiatan yang berbasis indikator. Kemampuan ini sangat penting untuk menunjukkan dampak program PKK dan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, misalnya dalam program penurunan angka kematian ibu dan bayi atau peningkatan kualitas sanitasi.
Terakhir, Bimtek berfungsi sebagai sarana untuk membangun jejaring (networking) dan berbagi praktik terbaik. Peserta Bimtek berasal dari berbagai PKK di tingkat desa/Kelurahan, Kecamatan, atau bahkan kabupaten/kota. Kesempatan ini sangat berharga untuk bertukar pengalaman, mempelajari solusi atas masalah yang sama dari daerah lain, dan membangun relasi yang saling mendukung. Pembentukan jaringan ini akan memperkuat solidaritas antar kader dan menciptakan komunitas belajar yang berkelanjutan, di mana setiap daerah dapat belajar dari keberhasilan dan tantangan yang dihadapi oleh daerah lainnya, sehingga mempercepat proses peningkatan kapasitas secara kolektif dan mendorong terciptanya inovasi program PKK yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Materi Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
Bimtek PKK – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dirancang secara komprehensif dan sistematis untuk mencakup seluruh aspek penting dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK serta isu-isu kontemporer yang relevan. Berikut adalah rincian materi yang umumnya diberikan untuk tahun 2025/2026:
1. Revitalisasi Gerakan PKK dan Struktur Organisasi:
- Filosofi dan Sejarah Gerakan PKK: Pemahaman mendalam tentang visi, misi, dan tujuan gerakan PKK sebagai pilar pembangunan keluarga.
- 10 Program Pokok PKK: Penjelasan detail dan implementasi praktis dari masing-masing program pokok.
- Manajemen Organisasi PKK (Pusat hingga Dasawisma): Struktur organisasi, tugas dan fungsi pengurus di setiap jenjang, serta tata kelola yang efektif.
- Penyusunan Program Kerja dan Rencana Aksi PKK: Teknik menyusun program kerja yang terukur, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan lokal, serta rencana aksi yang detail.
2. Aspek Administrasi dan Keuangan PKK:
- Administrasi Persuratan dan Kearsipan PKK: Teknik penulisan surat, pengelolaan dokumen, dan sistem kearsipan yang efisien untuk kegiatan PKK.
- Manajemen Keuangan PKK: Sumber-sumber pendanaan PKK, penyusunan anggaran kegiatan, pencatatan keuangan sederhana, dan pelaporan yang akuntabel.
- Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana: Pentingnya pelaporan yang jelas dan transparansi dalam penggunaan dana untuk menjaga kepercayaan publik.
3. Peningkatan Kapasitas Program Pokok PKK Berbasis Isu Strategis:
- Pangan & Gizi Keluarga (Fokus Stunting Prevention):
- Pola Pangan Harapan (PPH): Panduan mencapai gizi seimbang keluarga.
- Pemanfaatan Pekarangan (TOGA, Kebun Bergizi): Teknik budidaya sederhana dan pengolahan hasil panen untuk ketahanan pangan keluarga.
- Edukasi Gizi Seimbang dan Pencegahan Stunting: Pemahaman tentang penyebab, dampak, dan strategi pencegahan stunting di tingkat keluarga, termasuk pentingnya protein hewani dan IMD (Inisiasi Menyusu Dini).
- Kesehatan Keluarga (Fokus KIA, Sanitasi, Imunisasi):
- Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan aman, nifas, ASI eksklusif, dan imunisasi dasar lengkap.
- Sanitasi Lingkungan Sehat: Edukasi tentang jamban sehat, pengelolaan sampah rumah tangga, dan ketersediaan air bersih.
- Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular: Pola hidup bersih dan sehat (PHBS), deteksi dini penyakit, dan pentingnya imunisasi.
- Pendidikan dan Keterampilan Keluarga (Fokus Literasi Digital & Parenting):
- Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital: Strategi mendidik anak di tengah gempuran teknologi, pentingnya komunikasi, dan pengawasan penggunaan gadget.
- Literasi Dasar dan Literasi Digital: Program peningkatan kemampuan membaca, menulis, berhitung, serta pengenalan penggunaan internet sehat dan aman bagi keluarga.
- Pengembangan Keterampilan Keluarga: Pelatihan keterampilan dasar (misalnya, menjahit, memasak, kerajinan tangan) yang dapat mendukung ekonomi keluarga.
- Pengembangan Kehidupan Berkoperasi dan Ekonomi Keluarga:
- Dasar-dasar Usaha Mikro Kecil (UMK) Keluarga: Konsep wirausaha, analisis peluang usaha, dan pengelolaan usaha sederhana.
- Pengenalan Koperasi Primer: Prinsip dasar koperasi, manfaat bergabung dalam koperasi, dan cara pendirian koperasi sederhana.
- Pemasaran Produk Keluarga (Digital Marketing Sederhana): Penggunaan media sosial (Instagram, Facebook) dan marketplace lokal untuk mempromosikan produk UMKM keluarga.
- Kelestarian Lingkungan Hidup:
- Manajemen Sampah Rumah Tangga: Edukasi tentang pemilahan sampah, 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan pengolahan sampah organik menjadi kompos.
- Penanaman dan Pemeliharaan Pohon: Pentingnya penghijauan di lingkungan rumah dan sekitar.
- Hemat Energi dan Air: Kampanye tentang penggunaan energi dan air secara bijak.
4. Komunikasi, Fasilitasi, dan Pengelolaan Informasi:
- Teknik Komunikasi Efektif: Keterampilan berbicara di depan umum, mendengarkan aktif, dan menyampaikan pesan dengan jelas.
- Keterampilan Fasilitasi dan Motivasi Kelompok: Cara memimpin diskusi kelompok, menggerakkan partisipasi, dan memotivasi anggota masyarakat.
- Pengumpulan Data Dasawisma dan Pelaporan: Metode pengumpulan data keluarga yang akurat, validasi data, dan penyusunan laporan kegiatan PKK berbasis data untuk tahun 2025/2026.
- Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Kegiatan PKK: Penggunaan aplikasi sederhana untuk pendataan, komunikasi, dan penyebaran informasi program PKK.
Seluruh materi ini disajikan dengan kombinasi metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus nyata yang relevan dengan permasalahan keluarga di daerah, serta praktik langsung (misalnya, simulasi fasilitasi kelompok atau penggunaan aplikasi sederhana), sehingga peserta dapat menginternalisasi pengetahuan dan mengaplikasikannya secara efektif dalam tugas harian mereka.
Tujuan dan Manfaat Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
Bimtek PKK – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga oleh Pusat Edukasi Indonesia memiliki tujuan strategis yang luas, berfokus pada penguatan kapasitas kader untuk mewujudkan keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera. Tujuan-tujuan ini meliputi:
- Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kader PKK: Membekali pengurus dan kader PKK dengan pemahaman mendalam tentang 10 Program Pokok PKK dan isu-isu pembangunan keluarga terkini (seperti stunting, literasi digital) serta keterampilan praktis dalam pelaksanaannya.
- Memperkuat Manajemen Organisasi PKK: Meningkatkan kemampuan pengurus PKK dalam merencanakan, melaksanakan, mengadministrasikan, dan mengevaluasi program-program secara efektif dan akuntabel.
- Mendorong Inovasi dan Adaptasi Program: Memfasilitasi kader PKK untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan memanfaatkan teknologi dalam mengimplementasikan program PKK agar lebih relevan dan menjangkau lebih banyak keluarga.
- Meningkatkan Kualitas Pendampingan dan Fasilitasi Keluarga: Membekali kader dengan keterampilan komunikasi dan fasilitasi yang lebih baik, sehingga mampu mendampingi keluarga secara lebih efektif dalam upaya peningkatan kesejahteraan.
- Mendukung Pencapaian Target Pembangunan Nasional dan Daerah: Memastikan peran aktif PKK dalam mendukung program-program strategis pemerintah terkait keluarga, seperti penurunan stunting, peningkatan gizi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Manfaat yang akan dirasakan dari pelaksanaan Bimtek ini sangat signifikan, tidak hanya bagi kader PKK itu sendiri, tetapi juga bagi keluarga, masyarakat luas, dan pemerintah:
Bagi Peserta (Kader dan Pengurus PKK):
- Peningkatan Kompetensi Personal dan Profesional: Mereka akan lebih percaya diri dan mampu menjalankan tugas-tugas PKK dengan lebih efektif dan efisien.
- Pemahaman Mendalam tentang Isu Keluarga: Memahami akar masalah dan solusi untuk isu-isu penting seperti gizi buruk, stunting, pola asuh, dan lingkungan sehat.
- Keterampilan Manajerial dan Fasilitasi: Mampu merencanakan, mengelola, dan mendampingi kelompok masyarakat dengan lebih baik.
- Jaringan dan Inspirasi Baru: Terbukanya peluang untuk bertukar pengalaman dan berkolaborasi dengan kader dari daerah lain, serta mendapatkan ide-ide inovatif.
- Rasa Bangga dan Kontribusi: Merasakan dampak positif dari peran mereka dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat.
Bagi Keluarga dan Masyarakat:
- Peningkatan Kualitas Hidup Keluarga: Keluarga akan mendapatkan pendampingan yang lebih berkualitas dalam aspek kesehatan, gizi, pendidikan, dan ekonomi.
- Peningkatan Kesadaran dan Partisipasi: Masyarakat menjadi lebih sadar akan isu-isu penting dan termotivasi untuk berpartisipasi dalam program-program PKK.
- Terbentuknya Keluarga Sejahtera Mandiri: Keluarga memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mandiri secara ekonomi, sehat secara fisik dan mental, serta harmonis.
- Lingkungan Hidup yang Lebih Baik: Masyarakat lebih peduli dan mampu mengelola lingkungan sekitar dengan baik.
- Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lokal: Kontribusi PKK secara langsung akan berdampak pada peningkatan IPM di tingkat daerah.
Bagi Pemerintah Daerah dan Nasional:
- Efektivitas Implementasi Program Pembangunan: PKK menjadi mitra strategis yang kuat dalam mengimplementasikan program-program prioritas pemerintah hingga ke tingkat keluarga.
- Data dan Informasi Keluarga yang Akurat: Kader PKK yang terlatih akan mampu mengumpulkan data dasar keluarga yang lebih valid, mendukung perencanaan kebijakan.
- Penguatan Ketahanan Keluarga Nasional: Keluarga yang berdaya adalah fondasi bagi ketahanan sosial dan ekonomi bangsa.
- Peningkatan Partisipasi Masyarakat: PKK menjadi saluran efektif untuk menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan.
- Pencapaian Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Program PKK berkontribusi signifikan pada pencapaian berbagai target SDGs, terutama terkait kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, dan pengurangan kemiskinan.
Bimbingan Teknis (Bimtek) PKK – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga adalah sebuah investasi krusial dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional, dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Di tengah tantangan dan dinamika masyarakat yang terus berkembang, peran kader PKK sebagai agen perubahan dan pendamping keluarga menjadi sangat vital. Mereka adalah ujung tombak yang mampu menjangkau setiap rumah tangga, menyebarkan informasi, memberikan edukasi, dan menggerakkan potensi lokal demi terwujudnya kemandirian serta kesejahteraan. Tanpa peningkatan kapasitas yang terarah dan berkelanjutan bagi para kader, potensi besar gerakan PKK tidak akan dapat dioptimalkan.
Melalui program Bimtek yang komprehensif ini, Pusat Edukasi Indonesia tidak hanya membekali kader PKK dengan pengetahuan mutakhir tentang 10 Program Pokok PKK, manajemen organisasi, hingga pemanfaatan teknologi digital. Lebih dari itu, Bimtek menanamkan semangat pengabdian, keterampilan fasilitasi, dan kemampuan adaptasi terhadap isu-isu krusial seperti penanganan stunting dan pemberdayaan ekonomi keluarga di tahun 2025/2026. Dampak dari peningkatan kapasitas ini akan terasa luas: dari keluarga yang lebih sehat dan berdaya, masyarakat yang lebih peduli lingkungan, hingga tercapainya target-target pembangunan daerah dan nasional yang lebih ambisius.
Oleh karena itu, kami menyerukan kepada seluruh pemerintah daerah, institusi terkait, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap program Bimtek PKK. Mari kita jadikan Bimtek ini sebagai momentum untuk menguatkan barisan kader PKK, membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan terbaik, sehingga mereka dapat terus menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga di seluruh penjuru Indonesia. Keluarga yang berdaya adalah cerminan dari bangsa yang maju dan sejahtera. Mari bersama-sama kita wujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, mandiri, dan berkarakter, demi masa depan yang lebih cerah.

Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Terbaru 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Terbaru 2025/2026
Metode Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga :
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga :
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id

Bimtek PKK – Bimtek Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga Terbaru 2025/2026
Tentang PENA
Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi dan memberikan layanan di bidang Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Workshop, Seminar, Sertifikasi, Riset, Inhouse Training, serta Pelatihan dan Pendidikan Non Formal. Pusat Edukasi Indonesia bertujuan mendukung peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui program yang dirancang secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan para peserta. View all posts by PENA