Bimtek PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat Terbaru 2025/2026
Bimtek PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat Terbaru 2025/2026

Bimtek PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat Terbaru 2025/2026
Bimtek PKPO Pada Pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat merupakan salah satu pilar utama dalam sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman. Obat sebagai bahan yang digunakan untuk diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, dan peningkatan kesehatan memiliki peranan vital dalam proses terapi pasien. Namun, keberhasilan terapi sangat bergantung pada bagaimana obat tersebut dikelola dan digunakan secara tepat, efektif, dan aman. Oleh karena itu, pengelolaan kefarmasian yang profesional dan penggunaan obat yang rasional menjadi keharusan bagi rumah sakit dan seluruh tenaga kesehatan yang terlibat.
Dalam konteks pelayanan kesehatan di Indonesia, berbagai regulasi dan standar mutu, seperti Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian dan Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit menuntut adanya sistem pelayanan kefarmasian yang terintegrasi dan berorientasi pada keselamatan pasien. Tantangan yang dihadapi antara lain adalah pengadaan obat yang tepat, penyimpanan yang aman, distribusi yang akurat, hingga pemantauan efek obat yang komprehensif. Kesalahan dalam penggunaan obat (medication errors) dan praktik penggunaan obat yang tidak aman masih menjadi penyebab utama cedera yang dapat dicegah di seluruh dunia.
Di sinilah urgensi Bimbingan Teknis (Bimtek) PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat muncul sebagai solusi strategis untuk meningkatkan kapasitas tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan lain dalam mengelola obat secara profesional. Bimtek ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif serta praktik terbaik yang sesuai dengan standar nasional dan internasional. Dengan demikian, diharapkan pelayanan kefarmasian di rumah sakit dapat berjalan efektif, efisien, dan aman bagi pasien.
Lebih jauh, Bimtek PKPO juga menjadi media penting dalam membangun budaya penggunaan obat yang rasional dan bertanggung jawab. Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan tidak hanya memahami aspek teknis pengelolaan obat, tetapi juga aspek etika, hukum, dan keselamatan pasien yang harus dijunjung tinggi. Dengan demikian, Bimtek PKPO sangat relevan dan mendesak untuk diikuti oleh apoteker, tenaga kefarmasian, dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya yang berperan dalam pelayanan obat.
Definisi Bimtek PKPO
Bimtek PKPO adalah program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan dalam mengelola pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat secara profesional, aman, dan efektif. Pelayanan kefarmasian sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang mencakup seleksi, pengadaan, penyimpanan, distribusi, penyiapan, pemberian, dan pemantauan obat kepada pasien sesuai dengan prinsip penggunaan obat rasional.
Pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat merupakan bagian integral dari proses terapi yang melibatkan berbagai profesi kesehatan secara multidisiplin. Dalam rumah sakit, pelayanan ini harus dikelola secara sistematis dengan memperhatikan aspek manajemen, regulasi, dan keselamatan pasien. Bimtek PKPO mengacu pada standar pelayanan kefarmasian yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan lembaga akreditasi rumah sakit, yang menuntut penerapan sistem yang terstruktur dan terdokumentasi.
Materi Bimtek PKPO mencakup tiga aspek utama, yaitu pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan, pelayanan kefarmasian, serta penggunaan obat rasional. Pengelolaan obat meliputi proses seleksi, pengadaan, penyimpanan, dan pengawasan distribusi obat agar tetap terjamin mutu, keamanan, dan ketersediaannya. Pelayanan kefarmasian mencakup penyiapan dan penyerahan obat, serta pemberian informasi yang akurat kepada pasien dan tenaga kesehatan. Penggunaan obat rasional menitikberatkan pada pemberian obat yang tepat indikasi, dosis, cara pemberian, dan durasi terapi.
Lebih jauh, Bimtek ini juga mengajarkan pentingnya pemantauan efek obat dan efek samping obat (pharmacovigilance) sebagai bagian dari sistem pelayanan kefarmasian yang bertanggung jawab. Pemantauan ini bertujuan untuk mendeteksi dan mencegah kejadian merugikan akibat obat, sehingga keselamatan pasien dapat terjaga. Dengan mengikuti Bimtek PKPO, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pelayanan kefarmasian yang komprehensif dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien.
Peran dan Pentingnya Bimtek PKPO
Bimtek PKPO memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat di rumah sakit. Pertama, Bimtek ini berfungsi sebagai sarana edukasi yang membekali tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan dengan pengetahuan mendalam tentang pengelolaan obat yang efektif dan aman. Pengetahuan ini sangat penting untuk mengurangi risiko kesalahan penggunaan obat yang dapat membahayakan pasien.
Kedua, Bimtek PKPO membantu rumah sakit dalam memenuhi persyaratan Standar Pelayanan Kefarmasian dan akreditasi rumah sakit yang menuntut adanya sistem pelayanan obat yang terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik. Kepatuhan terhadap standar ini tidak hanya meningkatkan mutu pelayanan, tetapi juga memperkuat reputasi rumah sakit di mata masyarakat dan regulator.
Ketiga, Bimtek ini berperan dalam membangun budaya penggunaan obat yang rasional dan bertanggung jawab di lingkungan rumah sakit. Tenaga kesehatan yang terlatih akan mampu melakukan seleksi obat yang tepat, pengadaan yang efisien, serta pemantauan terapi obat yang berkelanjutan. Budaya ini sangat penting untuk mengurangi kejadian efek samping dan interaksi obat yang merugikan.
Keempat, Bimtek PKPO mendukung pengembangan kompetensi tenaga kefarmasian dalam memberikan pelayanan klinis, seperti konseling obat, rekonsiliasi obat, dan pemantauan terapi. Pelayanan klinis ini menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas terapi dan keselamatan pasien, sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber daya obat yang ada.
Kelima, pelatihan ini juga penting dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan regulasi di bidang kefarmasian. Dengan mengikuti Bimtek PKPO, tenaga kesehatan dapat mengikuti perkembangan terbaru, menerapkan best practices, serta beradaptasi dengan perubahan regulasi dan standar pelayanan yang berlaku.
Materi Bimtek PKPO
Materi Bimtek PKPO disusun secara komprehensif dan sistematis untuk memberikan pemahaman menyeluruh serta keterampilan praktis kepada peserta. Berikut adalah rincian materi utama yang biasanya disampaikan:
-
Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kefarmasian: Struktur organisasi, peran tenaga kefarmasian, dan manajemen pelayanan obat di rumah sakit.
-
Seleksi dan Pengadaan Obat: Proses pemilihan obat yang tepat, pengadaan yang efisien, serta pengelolaan perbekalan kesehatan.
-
Pengaturan Penyimpanan dan Pengawasan Penggunaan Obat: Teknik penyimpanan obat sesuai standar, pengawasan distribusi, serta pengendalian mutu obat.
-
Regulasi Peresepan, Permintaan Obat, dan Instruksi Pengobatan: Kebijakan peresepan, verifikasi resep, dan instruksi pengobatan yang sesuai regulasi.
-
Persiapan dan Penyerahan Obat: Proses dispensing, penyiapan obat, serta pemberian informasi obat kepada pasien dan tenaga kesehatan.
-
Pemberian (Administrasi) Obat: Teknik pemberian obat yang benar sesuai indikasi dan protokol.
-
Pemantauan Efek Obat dan Efek Samping Obat: Pharmacovigilance, deteksi efek merugikan, serta tindak lanjut terhadap kejadian efek samping.
-
Penggunaan Obat Rasional: Prinsip penggunaan obat yang tepat indikasi, dosis, cara, dan durasi terapi.
-
Studi Kasus dan Simulasi: Analisis kasus nyata dan simulasi untuk mengasah keterampilan peserta dalam pelayanan kefarmasian.
Metode pembelajaran dalam Bimtek ini meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, tanya jawab, studi kasus, dan simulasi langsung. Pendekatan ini memastikan transfer ilmu yang efektif dan kesiapan peserta dalam mengimplementasikan pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat secara optimal.
Tujuan dan Manfaat Bimtek PKPO
Tujuan utama Bimtek PKPO adalah meningkatkan kapasitas tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat yang aman, efektif, dan bermutu. Secara rinci, tujuan Bimtek ini meliputi:
-
Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan obat yang komprehensif.
-
Meningkatkan pemahaman tentang regulasi dan standar pelayanan kefarmasian.
-
Mendorong penerapan penggunaan obat rasional dan pharmacovigilance.
-
Mendukung rumah sakit dalam memenuhi persyaratan akreditasi dan regulasi nasional.
-
Membangun budaya keselamatan pasien melalui pelayanan kefarmasian yang bertanggung jawab.
Manfaat yang diperoleh dari mengikuti Bimtek ini sangat signifikan, baik bagi individu peserta maupun institusi rumah sakit, antara lain:
-
Peningkatan Mutu Pelayanan Kefarmasian: Pelayanan obat yang terkelola dengan baik akan meningkatkan efektivitas terapi dan keselamatan pasien.
-
Pengurangan Risiko Kesalahan Obat: Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh membantu mengurangi medication errors dan efek samping obat.
-
Kepatuhan Regulasi dan Akreditasi: Rumah sakit lebih siap menghadapi audit dan inspeksi regulasi terkait pelayanan kefarmasian.
-
Pengembangan Profesionalisme Tenaga Kefarmasian: Peserta menjadi tenaga kesehatan yang kompeten dan bertanggung jawab.
-
Peningkatan Kepuasan Pasien: Pelayanan obat yang aman dan informatif meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pasien.
Bimtek PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat merupakan program pelatihan yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Dengan mengikuti Bimtek ini, tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan lainnya dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengelola obat secara profesional, aman, dan efektif sesuai standar nasional dan internasional.
Keberhasilan implementasi pelayanan kefarmasian yang baik tidak hanya berdampak pada keselamatan dan kepuasan pasien, tetapi juga pada reputasi dan keberlanjutan operasional rumah sakit. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam Bimtek PKPO sangat dianjurkan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan terhadap pasien.

Bimtek PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat Terbaru 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek PKPO – Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat Terbaru 2025/2026
Metode Bimtek PKPO:
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek PKPO:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek PKPO:
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek PKPO:
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek PKPO:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id
