Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah Terbaru 2025/2026
Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah Terbaru 2025/2026

Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah Terbaru 2025/2026
Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Kemandirian fiskal daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur efektivitas desentralisasi di Indonesia. Sejak diberlakukannya otonomi daerah secara penuh melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pemerintah pusat memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah dalam mengelola urusan pemerintahan dan keuangan masing-masing. Dalam konteks tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tumpuan utama untuk membiayai pembangunan daerah secara berkelanjutan tanpa terlalu bergantung pada transfer pusat. Namun kenyataannya, hingga kini mayoritas daerah masih mengalami ketergantungan yang tinggi terhadap Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat.
Permasalahan utama yang dihadapi banyak pemerintah daerah adalah rendahnya kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah. Berbagai tantangan, seperti lemahnya basis data wajib pajak, rendahnya kepatuhan pembayaran, keterbatasan teknologi, dan kurangnya inovasi kebijakan fiskal daerah, menjadi faktor penghambat peningkatan PAD. Hal ini menyebabkan daerah mengalami kesulitan dalam membiayai program pembangunan prioritas secara mandiri. Padahal, potensi lokal seperti sektor pariwisata, retribusi jasa umum, pajak daerah, hingga pengelolaan aset daerah bisa dioptimalkan untuk menjadi sumber PAD yang berkelanjutan.
Tantangan tersebut semakin kompleks ketika dihadapkan pada era digital dan transformasi pelayanan publik yang semakin menuntut kecepatan, transparansi, dan akuntabilitas. Pemerintah daerah tidak hanya dituntut untuk meningkatkan penerimaan, tetapi juga memperbaiki sistem pemungutan, memperluas basis pajak, dan menyusun kebijakan yang inovatif berbasis potensi ekonomi lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya terstruktur dan sistematis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur di bidang perencanaan, keuangan, dan pendapatan daerah.
Dalam kerangka itulah, Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah, sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung penguatan kapasitas fiskal daerah. Melalui bimtek ini, aparatur pemerintah daerah akan mendapatkan pembekalan komprehensif tentang strategi, regulasi, serta praktik-praktik terbaik (best practices) dalam menggali dan mengelola sumber-sumber PAD secara optimal, inovatif, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Definisi Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah
Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Peningkatan PAD adalah kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam merumuskan, melaksanakan, dan mengevaluasi kebijakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah secara terarah dan berbasis potensi lokal. Bimtek ini berfokus pada penguatan strategi penggalian sumber-sumber pendapatan yang sah, memperbaiki sistem manajemen pendapatan, serta mendorong adopsi teknologi dan inovasi dalam pemungutan dan pelayanan pajak/retribusi daerah.
Dalam pelaksanaannya, bimtek ini mengacu pada berbagai regulasi nasional, seperti UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, serta berbagai kebijakan turunan terkait pengelolaan PAD. Selain itu, bimtek ini juga mengintegrasikan pendekatan-pendekatan kontemporer seperti digitalisasi pendapatan, pemetaan potensi ekonomi lokal, dan model kemitraan publik-swasta (Public-Private Partnership/PPP).
Peran dan Pentingnya Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daearh
Bimtek peningkatan PAD memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberlanjutan fiskal daerah. Tanpa penguatan kapasitas aparatur dalam menggali potensi PAD, maka kemandirian fiskal hanya akan menjadi wacana. Beberapa peran strategis dari bimtek ini adalah sebagai berikut:
-
Memperkuat Kemandirian Fiskal Daerah
Salah satu indikator daerah maju adalah kemampuannya dalam membiayai pembangunan dengan dana sendiri. Bimtek ini mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya bergantung pada dana transfer dari pusat, tetapi mampu menggali potensi pajak dan retribusi yang berasal dari kegiatan ekonomi lokal. -
Meningkatkan Profesionalitas Aparatur
Banyak aparatur di bidang pendapatan daerah masih belum memiliki kemampuan teknis dan konseptual dalam merumuskan kebijakan pajak dan retribusi. Melalui bimtek ini, aparatur dilatih agar mampu mengolah data, memahami regulasi, serta menggunakan pendekatan strategis dan teknologi untuk meningkatkan penerimaan PAD. -
Menghindari Kebocoran dan Penyimpangan
Sistem pengelolaan PAD yang lemah sangat rentan terhadap kebocoran, baik dari sisi perencanaan, pemungutan, maupun pelaporan. Bimtek ini membantu peserta memahami sistem pengawasan internal dan mekanisme pelaporan yang transparan dan akuntabel. -
Mendorong Inovasi Fiskal Daerah
Bimtek ini mendorong lahirnya inovasi, seperti pajak berbasis digital, penggunaan aplikasi pemantauan pendapatan, hingga insentif untuk wajib pajak yang patuh. Inovasi seperti ini akan meningkatkan efisiensi, serta mendukung peningkatan kepatuhan masyarakat.
Materi Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah
Agar materi bimtek ini dapat diterapkan secara nyata di daerah, Pusat Edukasi Indonesia merancang modul bimtek secara sistematis, sebagai berikut:
-
Regulasi dan Kebijakan Terkait PAD
-
UU No. 1 Tahun 2022 dan implikasinya terhadap daerah
-
Permendagri No. 77 Tahun 2020 dan pedoman teknis PAD
-
Jenis-jenis sumber PAD sesuai peraturan
-
-
Strategi Penggalian Potensi PAD
-
Teknik pemetaan potensi ekonomi lokal
-
Identifikasi sektor unggulan daerah
-
Analisis SWOT dalam pengembangan pendapatan
-
-
Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah
-
Pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, dan lainnya
-
Retribusi jasa umum, jasa usaha, dan perizinan tertentu
-
Strategi penyesuaian tarif dan pelayanan
-
-
Digitalisasi dan Modernisasi Pemungutan PAD
-
Sistem informasi manajemen pajak dan retribusi
-
Penerapan e-payment dan QRIS untuk pembayaran
-
Integrasi data wajib pajak dengan instansi terkait
-
-
Manajemen Aset dan Investasi Daerah
-
Optimalisasi pemanfaatan aset daerah
-
Kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga
-
Pengembangan BUMD sebagai instrumen PAD
-
-
Pengawasan dan Audit Pendapatan Daerah
-
Sistem pengendalian internal
-
Teknik pelaporan pendapatan yang akuntabel
-
Penanganan potensi kebocoran
-
-
Inovasi Kebijakan Fiskal dan Praktik Terbaik
-
Studi kasus daerah yang sukses meningkatkan PAD
-
Inisiatif daerah dalam mendorong kepatuhan wajib pajak
-
Rencana aksi strategis untuk peningkatan PAD
-
Tujuan dan Manfaat Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah
Bimtek ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, khususnya dalam aspek pendapatan. Secara spesifik, tujuan yang ingin dicapai adalah:
-
Meningkatkan pemahaman aparatur terhadap regulasi terbaru tentang PAD
-
Meningkatkan kemampuan teknis dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pendapatan
-
Mendorong penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan PAD
-
Menyusun strategi peningkatan PAD berdasarkan data dan potensi nyata di daerah
-
Memfasilitasi pertukaran pengalaman dan ide antar daerah
Manfaat langsung yang dapat diperoleh antara lain:
-
Peningkatan jumlah penerimaan PAD secara signifikan dan berkelanjutan
-
Peningkatan pelayanan publik karena tersedianya anggaran yang memadai
-
Mengurangi ketergantungan terhadap pusat, mendukung kemandirian fiskal
-
Meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas daerah di mata publik
-
Mempermudah proses audit dan pengawasan, serta menghindari sanksi dari instansi pemeriksa
Pendapatan Asli Daerah adalah salah satu pilar penting dalam mewujudkan otonomi daerah yang nyata dan bertanggung jawab. Tanpa pengelolaan PAD yang optimal, maka program pembangunan dan pelayanan masyarakat tidak akan berjalan maksimal. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah melalui Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah adalah sebuah keharusan, bukan pilihan.
Pusat Edukasi Indonesia mengajak seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk berpartisipasi aktif dalam bimtek ini, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun daerah yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan strategi yang tepat, teknologi yang memadai, dan aparatur yang profesional, peningkatan PAD bukan lagi sekadar target, tetapi keniscayaan.

Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah Terbaru 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah Terbaru 2025/2026
Metode Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id

Bimtek Strategi Peningkatan PAD – Pendapatan Asli Daerah Terbaru 2025/2026