Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Di tengah kompleksitas regulasi usaha yang terus berkembang dan tuntutan transparansi administratif yang semakin tinggi, pemahaman mendalam tentang implementasi KBLI 2025 pada sistem OSS RBA dan AHU menjadi kompetensi kritis yang tidak dapat diabaikan oleh pelaku usaha, aparatur, maupun tenaga profesional. Perubahan fundamental dalam klasifikasi lapangan usaha, integrasi sistem perizinan elektronik, dan kewajiban pelaporan kepatuhan administratif menuntut semua pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kapasitas dan menyesuaikan diri dengan regulasi terbaru.

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU yang diselenggarakan oleh Pusat Edukasi Indonesia hadir sebagai solusi komprehensif untuk menjawab tantangan tersebut. Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU dirancang khusus untuk memberikan pemahaman mendalam, keterampilan praktis, dan panduan implementasi yang langsung dapat diterapkan dalam operasional usaha sehari-hari, sehingga peserta mampu mengoptimalkan legalitas perusahaan, mempercepat proses perizinan, dan memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi terkini dengan biaya dan waktu yang efisien.

Pengertian Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU adalah kegiatan bimbingan teknis (bimtek) intensif yang memfokuskan pada implementasi praktis Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) tahun 2025 pada sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) periode 2026-2027 dan sistem Administrasi Hukum Umum (AHU) untuk memastikan kepatuhan perizinan usaha yang penuh dan berkelanjutan. Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU berfungsi sebagai sarana peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pendekatan komprehensif yang menggabungkan teori regulasi terbaru, praktik penggunaan sistem OSS dan AHU, studi kasus implementasi KBLI 2025, dan latihan penyusunan dokumen kepatuhan usaha berbasis klasifikasi terkini.

Peran bimtek dalam konteks implementasi regulasi ini sangat strategis dan multidimensional.

Pertama, bimtek memastikan peserta tidak hanya memahami konsep regulasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengoperasikan aplikasi OSS RBA dan AHU secara mandiri untuk keperluan implementasi KBLI 2025, penyesuaian data perusahaan, dan pelaporan kewajiban administratif. Kedua, bimtek membekali peserta dengan kemampuan melakukan mapping kegiatan usaha ke kode KBLI 2025 yang tepat, termasuk sinkronisasi antara data OSS, AHU, NPWP, dan dokumen legal lainnya untuk memastikan konsistensi dan validitas data. Ketiga, bimtek memfasilitasi pemahaman tentang integrasi ketiga elemen (KBLI 2025, OSS RBA, AHU) dan implikasinya terhadap operasional usaha, perizinan sektoral, kewajiban pemenuhan standar, dan konsekuensi hukum terkait ketidakpatuhan.

Dengan demikian, bimtek menjadi jembatan penting antara regulasi yang kompleks dan implementasi lapangan yang praktis, efektif, dan compliant.

Tujuan Kegiatan Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU

  • Meningkatkan pemahaman teknis peserta tentang implementasi KBLI 2025 pada sistem OSS RBA dan AHU, termasuk kategori usaha baru, penyesuaian kode klasifikasi, dampak terhadap perizinan sektoral, implikasi terhadap pelaporan statistik usaha, dan kewajiban administratif pelaku usaha yang harus dipenuhi secara berkala.

  • Melatih keterampilan praktis penggunaan aplikasi OSS RBA untuk implementasi KBLI 2025, termasuk identifikasi kode KBLI yang tepat, penyesuaian data entitas usaha, pengisian formulir elektronik pembaruan klasifikasi, verifikasi konsistensi data, dan sinkronisasi dengan sistem AHU untuk memastikan integritas data legal perusahaan.

  • Membekali peserta dengan kemampuan menyusun dokumen implementasi KBLI 2025 yang akurat dan sesuai standar, termasuk berita acara penyesuaian, lampiran kegiatan usaha, dokumen pendukung teknis, dan laporan kepatuhan AHU yang wajib disampaikan melalui sistem AHU Online sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.

  • Meningkatkan kapasitas aparatur dan tenaga teknis dalam memberikan layanan publik berbasis OSS dan AHU terkait implementasi KBLI 2025, termasuk teknik validasi kode KBLI, pengecekan kelengkapan dokumen, audit administratif penyesuaian klasifikasi, dan penanganan permohonan dari pelaku usaha yang mengalami kendala implementasi.

  • Mendukung pemenuhan standar kompetensi profesi dan persyaratan sertifikasi internal instansi melalui modul yang terstruktur, evaluasi berbasis kompetensi praktis, dan penerbitan sertifikat bimtek yang dapat dijadikan bukti pengembangan kapasitas, portofolio profesional, dan persyaratan kenaikan pangkat atau jabatan.

  • Memfasilitasi pemahaman tentang harmonisasi regulasi antara KBLI 2025, OSS RBA, dan AHU, termasuk perizinan berbasis risiko, persyaratan teknis sektoral (Kemenkes, Kementan, KLHK, dll.), kewajiban pemenuhan standar (SNI, CPKB, dll.), dan sanksi administratif terkait ketidaksesuaian implementasi klasifikasi usaha.

  • Menyediakan ruang diskusi dan network-building antara ASN, teknisi, konsultan perizinan, notaris, sekretaris perusahaan, dan pelaku usaha sehingga tercipta kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan masalah implementasi KBLI riil dan berbagi praktik terbaik (best practice) yang telah terbukti efektif di lapangan.

  • Menghasilkan dokumen praktik terbaik, template mapping KBLI 2025, checklist implementasi OSS-AHU, panduan singkat penyesuaian klasifikasi, dan materi referensi yang dapat digunakan sebagai acuan kerja di instansi, perusahaan, atau unit kerja peserta setelah pelatihan selesai untuk memastikan keberlanjutan implementasi.

Manfaat Mengikuti Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU 2026-2027

  • Penguasaan teknis OSS RBA dan AHU: peserta mampu menggunakan kedua sistem secara mandiri untuk implementasi KBLI 2025, mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga (konsultan/notaris), dan mempercepat proses penyesuaian data serta pelaporan kewajiban administratif.

  • Peningkatan kinerja administrasi: pengurangan kesalahan input kode KBLI, ketidaksesuaian klasifikasi usaha, dan dokumen yang ditolak sistem, sehingga tingkat kepatuhan perusahaan meningkat signifikan dan risiko sanksi administratif menurun.

  • Kecepatan layanan publik: ASN dan staf administrasi dapat memberikan layanan yang lebih responsif, akurat, dan profesional kepada pelaku usaha yang mengajukan penyesuaian KBLI, perizinan baru, atau perubahan data perseroan.

  • Nilai tambah karier: sertifikat bimtek dan bukti kompetensi implementasi KBLI 2025 menjadi modal berharga untuk promosi jabatan, penugasan khusus, atau pengakuan profesional di lingkungan kerja, industri, dan asosiasi profesi.

  • Kepatuhan regulasi penuh: peserta memahami cara memenuhi persyaratan KBLI 2025, OSS RBA, dan AHU secara komprehensif sehingga mengurangi risiko sanksi administratif, denda, teguran tertulis, pembekuan NIB, atau masalah legal terkait ketidakpatuhan klasifikasi usaha.

  • Efisiensi waktu dan biaya: praktik implementasi KBLI dan pengelolaan dokumen yang benar mengurangi waktu penyelesaian proses administratif dari minggu menjadi hari, meminimalkan biaya koreksi dokumen, dan mempercepat operasional usaha serta akses pembiayaan.

  • Peningkatan reputasi lembaga dan perusahaan: instansi atau perusahaan yang stafnya kompeten dalam implementasi KBLI 2025 menunjukkan tata kelola yang baik, transparan, compliant, dan menarik lebih banyak investasi, mitra kerja, atau klien yang membutuhkan jasa profesional.

  • Alat kerja praktis: peserta mendapatkan template mapping KBLI 2025, checklist dokumen implementasi OSS-AHU, panduan langkah demi langkah, flowchart proses penyesuaian, dan materi referensi yang siap pakai di unit kerja atau perusahaan masing-masing.

  • Jaringan profesional: kesempatan berinteraksi dengan peserta dari berbagai instansi, sektor, dan latar belakang membuka peluang kolaborasi, konsultasi, referral bisnis, dan pertukaran informasi terkait regulasi dan praktik kepatuhan usaha yang terus berkembang.

  • Kesiapan menghadapi perubahan: peserta lebih siap menghadapi pembaruan regulasi di masa mendatang (KBLI 2030, OSS RBA 3.0, dll.) karena telah memiliki fondasi pemahaman yang kuat tentang kerangka KBLI, OSS RBA, dan AHU yang terintegrasi dan dinamis.

  • Akses ke update informasi: peserta mendapatkan akses ke kanal komunikasi Pusat Edukasi Indonesia (newsletter, grup WhatsApp, webinar bulanan) untuk update regulasi terbaru, studi kasus implementasi, dan konsultasi teknis pasca-pelatihan tanpa biaya tambahan.

  • Pengakuan kompetensi: sertifikat bimtek dapat digunakan sebagai bukti pengembangan kapasitas dalam penilaian kinerja tahunan, akreditasi instansi (ISO, AKIP, dll.), atau persyaratan tender dan kemitraan usaha dengan BUMN, pemerintah, atau korporasi besar.

Materi Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU selama 2 Hari Kegiatan

Hari 1 — Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA

Sesi 1: Pembukaan dan Orientasi

  • Sesi pembukaan: orientasi tujuan bimtek, profil peserta, dan alur kegiatan selama 2 hari.

  • Ice breaking dan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta tentang KBLI, OSS, dan AHU.

  • Penjelasan manfaat bimtek, ekspektasi hasil belajar, dan mekanisme evaluasi.

Sesi 2: Fondasi KBLI 2025 dan Implikasi Implementasi

  • Pengenalan KBLI: definisi, fungsi, peran dalam statistik usaha, perizinan, pelaporan administratif, dan basis data nasional.

  • Perubahan utama KBLI 2025: kategori usaha baru, penyesuaian kode klasifikasi, penghapusan dan penambahan sektor, restrukturisasi divisi dan grup, serta implikasi terhadap pelaku usaha existing dan baru.

  • Dampak KBLI 2025 terhadap OSS RBA: perubahan persyaratan perizinan, penentuan tingkat risiko berdasarkan klasifikasi baru, kewajiban pemenuhan standar, dan konsekuensi ketidaksesuaian kode KBLI.

  • Workshop interaktif: identifikasi KBLI yang tepat untuk berbagai jenis usaha (UMKM, industri manufaktur, jasa profesional, perdagangan, e-commerce, agrisbisnis, fintech, kesehatan).

Sesi 3: Arsitektur OSS RBA 2026-2027 dan Integrasi KBLI

  • Konsep Risk-Based Approach dalam perizinan usaha: prinsip dasar, kategori risiko (rendah, menengah-1, menengah-2, tinggi), dan implikasi terhadap persyaratan perizinan (NIB saja, NIB+sertifikat standar, NIB+izin).

  • Arsitektur sistem OSS RBA 2026-2027: alur proses perizinan elektronik, integrasi dengan sistem sektoral (kementerian/lembaga/pemda), mekanisme verifikasi otomatis dan manual, sinkronisasi data dengan AHU dan DJP.

  • Demo sistem: navigasi antarmuka OSS RBA terbaru, fitur utama implementasi KBLI 2025, pembaruan data entitas, validasi kode KBLI, dan alur penyesuaian klasifikasi usaha existing.

Sesi 4: Modul Teknis I — Implementasi KBLI 2025 di OSS

  • Langkah demi langkah implementasi KBLI 2025 pada sistem OSS RBA untuk perusahaan existing dan pendirian baru.

  • Teknik mapping kegiatan usaha ke kode KBLI 2025 yang tepat: metodologi, sumber referensi, dan validasi silang dengan dokumen legal (akta, NIB lama, NPWP).

  • Pengisian formulir elektronik pembaruan klasifikasi: struktur kepemilikan, modal usaha, lokasi kegiatan, kegiatan usaha utama dan pendukung, serta dokumen teknis pendukung.

  • Sinkronisasi data OSS dengan dokumen legal lainnya (akta pendirian/perubahan AD/ART, NPWP, NIB lama, izin sektoral).

  • Praktik langsung: peserta melakukan simulasi implementasi KBLI 2025 dengan bimbingan fasilitator menggunakan studi kasus riil dari berbagai sektor usaha.

Hari 2 — Integrasi OSS-AHU, Kepatuhan Administratif, dan Strategi Implementasi

Sesi 5: Modul Teknis II — Sistem AHU dan Kewajiban Pelaporan Pasca-Implementasi

  • Pengenalan sistem AHU Online: fungsi, fitur utama, integrasi dengan OSS RBA dan basis data KBLI 2025.

  • Kewajiban pelaporan AHU pasca-implementasi KBLI: laporan tahunan perseroan dengan klasifikasi baru, perubahan data perusahaan (kegiatan usaha, kode KBLI), dokumen yang wajib disampaikan, dan tenggat waktu pelaporan.

  • Dampak implementasi KBLI 2025 terhadap pelaporan AHU: penyesuaian kegiatan usaha dalam dokumen AHU, konsistensi data dengan OSS, implikasi terhadap validasi administratif dan keabsahan hukum.

  • Teknik pengisian laporan AHU: format standar, dokumen pendukung (berita acara RUPS, lampiran kegiatan usaha), dan strategi menghindari kesalahan umum yang menyebabkan penolakan.

Sesi 6: Praktik Unggah Dokumen dan Verifikasi Integrasi OSS-AHU

  • Format dokumen yang diterima sistem AHU: persyaratan teknis, ukuran file, format file yang sesuai (PDF, JPG, PNG), dan kompresi dokumen besar.

  • Teknik pengelolaan bukti pendukung: akta notaris, keputusan RUPS, dokumen identitas direksi/komisaris, NPWP, NIB, dan dokumen legal lainnya yang terkait implementasi KBLI.

  • Strategi verifikasi internal sebelum submit: checklist konsistensi data OSS-AHU, validasi mandiri kode KBLI, dan antisipasi permintaan klarifikasi dari sistem AHU atau OSS.

  • Simulasi terintegrasi: peserta melakukan unggah dokumen dan simulasi pelaporan AHU dengan studi kasus implementasi KBLI 2025 yang diberikan, termasuk validasi silang OSS-AHU.

Sesi 7: Strategi Kepatuhan Penuh dan Penanganan Masalah Implementasi

  • Harmonisasi data antara OSS RBA dan AHU: memastikan konsistensi kegiatan usaha, kode KBLI, data legal perusahaan di kedua sistem, dan sinkronisasi dengan NPWP DJP.

  • Penanganan permasalahan implementasi: cara menanggapi permintaan klarifikasi dari OSS atau AHU, tindak lanjut perbaikan dokumen, manajemen waktu proses administratif, dan eskalasi ke helpdesk jika diperlukan.

  • Strategi kepatuhan berkelanjutan (compliance roadmap): kalender kepatuhan (compliance calendar), reminder tenggat waktu (NIB, AHU, pajak, izin sektoral), sistem monitoring internal perusahaan, dan audit kepatuhan berkala.

  • Diskusi kasus komprehensif: peserta berbagi pengalaman dan solusi atas masalah implementasi KBLI 2025 yang dihadapi di lapangan, fasilitator memberikan feedback dan rekomendasi praktis.

Sesi 8: Penutup, Evaluasi, dan Rencana Tindak Lanjut

  • Ringkasan pembelajaran: poin-poin kunci dari 2 hari bimtek dan takeaways utama untuk implementasi di unit kerja masing-masing.

  • Sesi tanya jawab komprehensif dan pembahasan best practice dari peserta yang telah berhasil implementasi KBLI 2025.

  • Post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta dibanding pre-test.

  • Evaluasi pelatihan (reaksi, pembelajaran, perilaku) dan penyerahan sertifikat bimtek.

  • Penutupan: pengukuhan hasil belajar, komitmen implementasi, dan rencana tindak lanjut di unit kerja atau perusahaan masing-masing.

  • Informasi akses ke kanal update regulasi, konsultasi teknis pasca-bimtek, dan invitation ke webinar lanjutan (OSS RBA 3.0, KBLI 2030).

Target Peserta Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU

  • Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang perizinan, penanaman modal, pengembangan usaha daerah, layanan publik terkait registrasi usaha, pengawasan kepatuhan administratif, dan statistik sektoral.

  • Pegawai instansi pemerintah yang menangani perizinan usaha, verifikasi dokumen KBLI, validasi data OSS-AHU, koordinasi dengan pelaku usaha, pelaporan statistik sektoral, atau pengawasan kepatuhan perizinan.

  • Tenaga teknis dan staf administrasi yang sehari-hari menginput data pada sistem OSS dan AHU, menyiapkan dokumen implementasi KBLI, memberikan layanan informasi kepada pelaku usaha, atau melakukan validasi administratif.

  • Konsultan legal/izin, notaris, dan tenaga profesional yang memberikan layanan pendirian usaha, perubahan data perseroan, implementasi KBLI 2025, perizinan sektoral, dan kepatuhan regulasi kepada klien pelaku usaha.

  • Pengelola dan pemilik usaha mikro, kecil, menengah, dan besar yang ingin memahami kewajiban implementasi KBLI 2025, kepatuhan OSS RBA, dan pelaporan AHU untuk memastikan legalitas perusahaan tetap valid dan operational excellence.

  • Direktur, komisaris, sekretaris perusahaan, dan manager legal/compliance yang bertanggung jawab atas kepatuhan administratif perseroan, pelaporan tahunan AHU, dan implementasi regulasi terbaru di perusahaan.

  • Akademisi dan mahasiswa program studi hukum, manajemen, ekonomi, kebijakan publik, administrasi negara, atau akuntansi yang ingin memperdalam praktik implementasi KBLI, OSS, dan AHU untuk penelitian atau karier profesional.

  • Dinas dan lembaga daerah yang ingin meningkatkan kapasitas staf dalam memberikan layanan perizinan yang cepat, akurat, compliant, dan sesuai standar regulasi terbaru untuk mendukung iklim investasi daerah.

Urgensi Mengikuti Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU 2026-2027

  • KBLI 2025 sudah berlaku resmi dan mempengaruhi klasifikasi usaha serta persyaratan perizinan secara signifikan; memahami dan mengimplementasikan perubahan ini segera adalah kunci agar penyesuaian data perusahaan tidak terhambat, ditolak, atau dikenakan sanksi karena ketidaksesuaian kode klasifikasi.

  • Integrasi OSS RBA dan AHU menuntut konsistensi data di kedua sistem; ketidaksesuaian kode KBLI antara OSS dan AHU dapat menyebabkan penolakan perizinan, teguran administratif, pembekuan NIB, atau masalah legal terkait validitas data perusahaan dan keabsahan hukum kegiatan usaha.

  • Implementasi OSS RBA 2026-2027 menuntut keterampilan teknis baru yang berbeda dari sistem perizinan konvensional; bimtek ini mempercepat kurva pembelajaran sehingga instansi dan tenaga teknis dapat beradaptasi dengan cepat, mengurangi kesalahan operasional, dan meningkatkan efisiensi layanan.

  • Persaingan layanan publik dan kebutuhan transparansi menuntut kualitas administrasi yang lebih tinggi; bimtek membantu meningkatkan akurasi, kecepatan, dan profesionalisme layanan perizinan kepada pelaku usaha, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan masyarakat dan peringkat kinerja instansi.

  • Kebutuhan compliance yang semakin ketat: untuk menghindari sanksi administratif, denda hingga puluhan juta rupiah, teguran tertulis, pembekuan NIB, atau pencabutan izin usaha, organisasi perlu memastikan dokumentasi OSS dan AHU memenuhi standar terbaru KBLI 2025 dan regulasi turunannya.

  • Efisiensi proses bisnis dan iklim investasi: implementasi KBLI yang cepat dan akurat membantu mempercepat realisasi investasi, mengurangi hambatan administratif, memperkuat iklim usaha di daerah, dan menarik lebih banyak pelaku usaha yang compliant dan berkontribusi pada PAD.

  • Kesiapan audit dan evaluasi eksternal: instansi atau perusahaan yang terdampak perubahan regulasi akan lebih siap saat menghadapi audit internal, evaluasi kinerja (AKIP, ISO), atau inspeksi dari kementerian/lembaga jika stafnya kompeten dan dokumentasi implementasi KBLI tertata rapi dan traceable.

  • Peluang karier dan pengembangan profesional: kompetensi KBLI 2025, OSS RBA, dan AHU menjadi skill bernilai tinggi bagi ASN, notaris, konsultan, sekretaris perusahaan, dan profesional yang ingin naik jabatan, menjadi rujukan teknis, atau membuka peluang konsultasi regulasi dengan fee yang kompetitif.

  • Waktu implementasi yang singkat: semakin cepat staf mengikuti bimtek, semakin cepat instansi atau perusahaan menyesuaikan SOP, template dokumen, dan alat bantu kerja (checklist, flowchart, panduan) sehingga efisiensi tercapai lebih awal dan risiko non-compliance diminimalkan.

  • Dampak ekonomi riil: kepatuhan regulasi yang baik berkontribusi pada percepatan operasional usaha, akses pembiayaan perbankan yang lebih mudah (KUR, kredit investasi), peluang tender pemerintah (LPSE, e-katalog), dan peningkatan kredibilitas perusahaan di mata mitra bisnis, investor, dan konsumen.

  • Momentum strategis 2026-2027: periode ini adalah masa transisi penting dimana banyak instansi dan pelaku usaha masih menyesuaikan dengan KBLI 2025; mengikuti bimtek sekarang memberikan keunggulan kompetitif, posisi sebagai early adopter, dan reputasi sebagai organisasi yang proaktif dan compliant.

  • Risiko ketidakpatuhan yang tinggi: perusahaan yang tidak mengimplementasikan KBLI 2025 dan tidak melaporkan kewajiban AHU berisiko menghadapi sanksi administratif bertingkat, denda progresif, pembekuan NIB yang dapat menghentikan operasional usaha, hingga pencabutan izin dan likuidasi paksa.

Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha dengan pendekatan praktis, berbasis kebutuhan lapangan, dan difasilitasi oleh praktisi berpengalaman di bidang regulasi usaha, perizinan sektoral, dan kepatuhan administratif. Dengan materi yang terstruktur, modul lengkap, template siap pakai (mapping KBLI, checklist OSS-AHU, flowchart implementasi), dan pendampingan intensif selama 2 hari, bimtek ini memberi nilai tambah nyata bagi pengembangan kompetensi profesional, peningkatan kualitas tata kelola perusahaan, dan percepatan kepatuhan regulasi yang sustainable.

Komitmen kami adalah menghasilkan lulusan bimtek yang tidak hanya memahami teori regulasi, tetapi juga mampu implementasi langsung di unit kerja atau perusahaan masing-masing dengan confidence dan competence. Bergabunglah bersama ratusan peserta yang telah merasakan manfaat bimtek kami dan jadikan perusahaan atau instansi Anda lebih cepat, akurat, compliant, dan kompetitif di era regulasi dinamis.

Pusat Edukasi Indonesia — Mitra Terpercaya Peningkatan Kompetensi Aparatur, Profesional, dan Pelaku Usaha Indonesia.

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU

Metode Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Narasumber:

Narasumber dalam Bimtek/Pelatihan ini adalah Trainer yang berpengalaman di bidang masing-masing dan Tersertifikasi BNSP. Narasumber kami dari kalangan Kementrian, Praktisi, Akademisi dan Konsultan. Narasumber kami juga open diskusi sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung, agar semua masalah yang dihadapi oleh peserta dapat terselesaikan dan tercapainya tujuan dari peserta.

Pilihan Lokasi Kegiatan:

Bimtek dan Pelatihan ini dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

Fasilitas Bimtek

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Legalitas Kami

  • SK KEMENKUM-HAM RI

Nomor AHU-0040093.AH.01.01.TAHUN 2025

  • Akta Pendirian

Akta No. 44, Tanggal 16 Mei 2025 dibuat oleh Notaris Wenika Priastuti Agustini, S.H., M.KN.

  • Nomor Induk Berusaha (NIB)

2305250063339

Kontak Person

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

Bimtek Training Implementasi KBLI 2025 pada OSS RBA dan AHU Terbaru 2026-2027: Solusi Kepatuhan Perizinan Usaha

author-avatar

Tentang PENA

Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi dan memberikan layanan di bidang Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Workshop, Seminar, Sertifikasi, Riset, Inhouse Training, serta Pelatihan dan Pendidikan Non Formal. Pusat Edukasi Indonesia bertujuan mendukung peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui program yang dirancang secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan para peserta.