PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

Di era digitalisasi yang semakin berkembang pesat, penggunaan uang elektronik (e-money) menjadi sebuah kebutuhan dan keniscayaan dalam sistem pembayaran di Indonesia. Seiring dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital nasional, terutama pada sektor perbankan dan keuangan, adopsi teknologi e-money telah mempercepat transaksi keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga perbankan yang harus meningkatkan kapasitas internal dalam hal pengelolaan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, aman, dan sesuai regulasi.

Penerapan e-money juga berdampak langsung pada inklusi keuangan masyarakat. Dengan tersedianya layanan transaksi digital, masyarakat yang sebelumnya tidak terjangkau oleh sistem keuangan formal kini dapat mengakses layanan perbankan secara lebih luas. Namun demikian, penyelenggaraan e-money membutuhkan tata kelola dan sistem pengawasan yang ketat karena menyangkut keamanan data, risiko transaksi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sektor perbankan dituntut untuk tidak hanya menyediakan layanan e-money, tetapi juga memastikan bahwa seluruh mekanisme operasional berjalan dengan baik, mulai dari infrastruktur teknologi, manajemen risiko, perlindungan konsumen, hingga edukasi nasabah. Di sinilah pentingnya pelatihan teknis atau Bimtek Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan yang dirancang secara komprehensif untuk membekali peserta dengan pemahaman teoritis dan keterampilan praktis dalam mengelola sistem e-money.

Pusat Edukasi Indonesia, sebagai lembaga yang berkomitmen dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor publik dan keuangan, menghadirkan Bimtek ini sebagai upaya konkret menjawab tantangan zaman. Pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk bank sentral atau bank umum, melainkan juga untuk lembaga keuangan mikro, BUMDes, koperasi simpan pinjam, serta pelaku usaha teknologi finansial (FinTech) yang ingin memahami tata cara operasional e-money secara legal, efektif, dan berdaya guna.


Definisi Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

Perangkat desa adalah unsur staf yang membantu kepala desa dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya di bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Dalam era digital, perangkat desa dituntut untuk memahami konsep layanan keuangan digital termasuk penerapan sistem pembayaran nontunai seperti e-money, terutama dalam pengelolaan keuangan desa, distribusi bantuan sosial, atau pembayaran pajak dan retribusi lokal.

Sementara itu, penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan rangkaian kegiatan administratif dan operasional yang dilakukan pemerintah desa untuk menjalankan fungsi pelayanan publik dan pembangunan masyarakat. Transformasi digital dalam pemerintahan desa membutuhkan dukungan sistem pembayaran yang modern, cepat, dan transparan, sehingga implementasi e-money menjadi solusi nyata untuk mendukung keuangan desa yang inklusif dan efisien.

E-money atau uang elektronik adalah alat pembayaran yang diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu kepada penerbit, disimpan dalam media elektronik, dan digunakan sebagai alat transaksi. Dalam konteks perbankan, e-money dapat berbentuk kartu prabayar (closed loop maupun open loop) atau berbasis aplikasi digital yang dapat diakses melalui perangkat seluler. Beberapa contoh e-money yang beredar luas di Indonesia meliputi OVO, GoPay, DANA, dan produk-produk milik bank seperti BRIZZI, TapCash, dan lainnya.

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi intermediasi keuangan, bank tidak hanya menerbitkan e-money tetapi juga berkewajiban untuk menjaga likuiditas, stabilitas sistem pembayaran, dan perlindungan data konsumen. Oleh karena itu, penyelenggaraan e-money memerlukan pemahaman menyeluruh atas regulasi, teknologi sistem informasi, manajemen risiko operasional dan strategis, serta tata kelola yang berbasis Good Corporate Governance (GCG).


Peran dan Pentingnya Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

Bimtek Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan memiliki peran krusial dalam memastikan setiap institusi keuangan memiliki kemampuan adaptif terhadap perubahan teknologi finansial yang cepat. Pelatihan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan sumber daya manusia yang mampu merancang, mengimplementasikan, dan mengawasi sistem e-money secara profesional serta sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku.

Bimtek ini penting untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebijakan terbaru dari Bank Indonesia, seperti Peraturan BI No. 20/6/PBI/2018 tentang uang elektronik, serta memperkuat kapasitas manajerial dan teknis institusi perbankan dalam menjalankan fungsi sebagai penyelenggara jasa pembayaran. Tanpa pelatihan yang memadai, bank dan lembaga keuangan lainnya akan sulit menavigasi risiko operasional, risiko fraud, serta permasalahan teknis lainnya yang kerap muncul dalam sistem pembayaran elektronik.

Pelatihan ini juga menjadi forum strategis untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar peserta dari berbagai institusi. Dengan menghadirkan narasumber dari regulator, praktisi teknologi informasi, serta pengelola risiko perbankan, peserta dapat memperoleh wawasan yang kaya dan aplikatif terkait dinamika sistem pembayaran digital, inovasi produk e-money, serta tantangan hukum yang menyertainya.

Dalam jangka panjang, pelatihan ini akan membantu menciptakan ekosistem pembayaran digital nasional yang lebih sehat, kompetitif, dan inklusif. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi prasyarat mutlak untuk menjamin bahwa inovasi yang berkembang tetap dalam koridor hukum dan bermanfaat secara ekonomi dan sosial.


Materi Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

  1. Pengantar E-Money dan Sistem Pembayaran Elektronik

    • Konsep dasar uang elektronik dan karakteristiknya

    • Regulasi dan kebijakan Bank Indonesia

    • Perbedaan closed loop dan open loop e-money

  2. Kerangka Hukum dan Kepatuhan

    • Peraturan BI, OJK, dan UU ITE yang relevan

    • Standar pelaporan, pelindungan konsumen, dan KYC

    • Tata kelola dan compliance dalam penyelenggaraan e-money

  3. Teknologi dan Infrastruktur Sistem

    • Sistem backend dan server e-money

    • Protokol keamanan transaksi (OTP, enkripsi)

    • Integrasi dengan core banking dan aplikasi pihak ketiga

  4. Manajemen Risiko Operasional

    • Risiko teknis (sistem gagal bayar, downtime)

    • Fraud detection dan perlindungan terhadap kebocoran data

    • Penyusunan SOP manajemen risiko e-money

  5. Strategi Bisnis dan Pemasaran Produk E-Money

    • Segmentasi pasar dan strategi distribusi

    • Penetapan tarif, promosi, dan bundling dengan layanan bank

    • Peningkatan jumlah pengguna dan transaksi

  6. Audit dan Pengawasan Internal

    • Audit transaksi dan pelaporan berkala

    • Penanganan dispute dan klaim konsumen

    • Mekanisme pengawasan internal & evaluasi kebijakan

  7. Simulasi dan Studi Kasus

    • Penerapan sistem e-money di bank skala kecil

    • Manajemen risiko kebocoran data pelanggan

    • Penanganan pelanggaran regulasi dan pemulihan sistem

  8. Rencana Aksi dan Monitoring

    • Penyusunan roadmap implementasi e-money

    • Indikator kinerja dan efektivitas penggunaan

    • Penilaian berkelanjutan dan laporan hasil pelatihan


Tujuan dan Manfaat Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membekali peserta dengan kompetensi teknis dan manajerial dalam mengelola sistem e-money secara efisien, aman, dan sesuai hukum. Pelatihan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menyusun kebijakan operasional, SOP keamanan, serta strategi digitalisasi pembayaran yang menyeluruh.

Manfaat Singkat:
Peserta memperoleh pemahaman menyeluruh tentang tata kelola e-money, mulai dari regulasi, teknologi, risiko, hingga strategi bisnis, sehingga dapat menjalankan sistem pembayaran digital secara efisien, akuntabel, dan berkelanjutan di lembaganya.


Kesimpulan

Penyelenggaraan e-money bukan hanya sebuah tuntutan zaman, tetapi juga sebuah keharusan bagi institusi keuangan agar tetap relevan di tengah perkembangan digital. Tanpa pemahaman yang kuat terhadap aspek hukum, teknologi, dan risiko operasionalnya, penyelenggaraan sistem pembayaran digital berisiko menimbulkan masalah sistemik. Oleh karena itu, PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN menjadi inisiatif penting dalam membangun kompetensi SDM dan menjaga integritas sistem keuangan.

Pusat Edukasi Indonesia mendorong seluruh institusi perbankan, koperasi digital, penyelenggara FinTech, dan pemerintah daerah untuk mengikuti PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN guna memperkuat sistem pembayaran digital nasional yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Saatnya kita menjadi pelaku, bukan sekadar pengamat dalam arus transformasi digital Indonesia.

PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

Metode Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pelatihan Penyelenggaraan E-Money di Sektor Perbankan:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person

 

PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

PELATIHAN PENYELENGGARAAN E-MONEY DI SEKTOR PERBANKAN TERBARU 2025/2026

author-avatar

Tentang PENA

Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi dan memberikan layanan di bidang Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Workshop, Seminar, Sertifikasi, Riset, Inhouse Training, serta Pelatihan dan Pendidikan Non Formal. Pusat Edukasi Indonesia bertujuan mendukung peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui program yang dirancang secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan para peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *