PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERBARU 2025/2026
PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERBARU 2025/2026

PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERBARU 2025/2026
Gelombang disrupsi digital, volatilitas ekonomi, dan kompleksitas regulasi menempatkan organisasi di ranah publik maupun privat pada situasi VUCA—Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity. Dalam lanskap semacam ini, proses pemecahan masalah (problem solving) dan pengambilan keputusan (decision making) bukan lagi sekadar aktivitas rutin, melainkan kompetensi strategis yang menentukan daya saing institusi. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga koperasi desa di tuntut mengambil keputusan berbasis data, cepat, dan berdampak nyata untuk menjawab aspirasi masyarakat serta target pembangunan berkelanjutan.
Fakta di lapangan menunjukkan masih tingginya tingkat kegagalan program akibat akar masalah yang tidak teridentifikasi secara tepat (problem mis-diagnosis) atau keputusan yang diambil tanpa kerangka analitik jelas. Contoh paling sering: inefisiensi anggaran proyek infrastruktur karena pengambilan keputusan investasi diwarnai bias persepsi; atau kinerja layanan publik yang stagnan akibat solusi tambal-sulam—bukan solusi sistemik. Hal ini mengindikasikan betapa mendesaknya peningkatan kapasitas aparatur maupun manajer swasta dalam kerangka systematic problem solving yang terhubung dengan Key Performance Indicators (KPI) lembaga.
Pada sisi lain, tuntutan tata kelola pemerintahan yang transparan—terangkum dalam Public Sector Integrity Guidelines milik OECD dan agenda SDG 16 mengenai lembaga yang efektif—menegaskan pentingnya proses keputusan yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. Pelibatan metodologi ilmiah, data analitik, dan kerangka evaluasi risiko sudah menjadi keharusan; tetapi tanpa kompetensi individu yang memadai, metodologi unggul tetap berujung pada dokumen semata.
Menjawab kebutuhan tersebut, Pusat Edukasi Indonesia merumuskan Bimtek Pelatihan Prosdem – Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan. Pelatihan ini mengintegrasikan kerangka Logical Problem Solving ala Kepner-Tregoe, prinsip PDCA dari ISO 9001:2015, hingga teknik Design Thinking yang berfokus pada empati pemangku kepentingan. Dengan pendekatan lokakarya (workshop) berbasis studi kasus aktual di instansi peserta, program ini menyiapkan aparatur dan profesional untuk merumuskan masalah secara presisi, menyaring alternatif solusi berbasis kriteria objektif, serta membuat keputusan yang selaras dengan strategi lembaga.
Definisi Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
Prosdem dalam konteks pelatihan ini adalah akronim Problem Solving and Decision Making—seperangkat metode terstruktur untuk mengenali, menganalisis, dan menyelesaikan masalah, sekaligus memilih alternatif keputusan terbaik berdasarkan bukti (evidence-based decision).
Pemecahan masalah didefinisikan sebagai proses identifikasi kesenjangan kinerja antara kondisi aktual dan kondisi ideal, diikuti analisis akar penyebab (root cause) dan perancangan tindakan korektif berkelanjutan. Pendekatan ini mencakup teknik Fishbone Diagram, 5 Why’s, hingga Failure Mode & Effects Analysis (FMEA) untuk risiko tinggi.
Pengambilan keputusan adalah aktivitas memilih satu atau kombinasi beberapa alternatif tindakan yang paling memenuhi kriteria yang telah ditetapkan—kriteria bisa berupa dampak, biaya, risiko, jangka waktu, maupun kesesuaian regulasi. Dalam lingkungan publik, keputusan juga harus lolos uji transparansi, partisipasi, dan kepatuhan hukum.
Bimtek Prosdem merupakan program peningkatan kapasitas SDM melalui pembelajaran partisipatif: ceramah, case clinic, simulasi rapid decision matrix, dan role-playing rapat pengambilan keputusan krisis. Program ini menempatkan peserta pada ekosistem nyata pengambilan keputusan strategis dan operasional, melatih critical thinking serta strategic foresight.
Peran dan Pentingnya Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
-
Meminimalkan Risiko Kegagalan Program – Analisis akar penyebab sistematis menghindarkan organisasi dari solusi superfisial dan pengulangan kesalahan.
-
Mempercepat Siklus Keputusan – Kerangka Rapid Decision-Making & Synchronization Process mempersingkat waktu rapat tanpa mengorbankan kualitas analisis.
-
Mendukung Akuntabilitas Publik – Proses logis terdokumentasi memudahkan auditor internal, BPK, ataupun publik menelusuri rasional di balik suatu kebijakan/keputusan.
-
Mengoptimalkan Penggunaan Data – Integrasi teknik Business Intelligence dengan lembar keputusan meningkatkan akurasi proyeksi dampak.
-
Menumbuhkan Budaya Kolaboratif – Metode Consensus Building dan Delphi Technique mengurangi silo antardivisi, meningkatkan buy-in implementasi.
Secara makro, kompetensi problem solving & decision making menjadi motor reformasi birokrasi karena mendorong orientasi hasil (result-oriented government). Di sektor korporasi, keterampilan sama meningkatkan EBITDA melalui pengurangan biaya gagal (cost of poor quality) serta percepatan inovasi produk.
Materi Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
-
Kerangka Teoritis Problem Solving Modern
-
Model Kepner-Tregoe, Toyota A3 Thinking, dan Design Thinking untuk kebijakan publik.
-
-
Tools Analisis Akar Penyebab
-
Fishbone, 5 Why’s, Pareto, FMEA—praktik dengan data instansi peserta.
-
-
Metode Kuantitatif Pendukung Keputusan
-
Cost-Benefit Analysis, Multi-Criteria Decision Making (MCDM), Sensitivity Analysis.
-
-
Teknik Rapid Decision & Crisis Room
-
Simulasi breaking news bencana, pembentukan tim, pembuatan decision log.
-
-
Strategi Foresight & Scenario Planning
-
Menggunakan PESTEL dan SWOT untuk mengantisipasi dampak kebijakan 5–10 tahun.
-
-
Manajemen Perubahan & Implementasi
-
Rencana aksi, quick wins, monitoring KPI, serta komunikasi internal-eksternal.
-
-
Governance dan Etika Pengambilan Keputusan
-
Prinsip OECD Integrity; mitigasi cognitive bias (anchoring, confirmation).
-
-
Workshop Final
-
Peserta merumuskan SOP Prosdem unit kerja + decision dashboard siap pakai.
-
Tujuan dan Manfaat Bimtek Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
Tujuan
-
Membekali peserta dengan metodologi teruji untuk mendiagnosis masalah kompleks dan merumuskan keputusan strategis.
-
Menyatukan kerangka analisis kinerja (KPI) dengan proses Prosdem agar keputusan selaras target organisasi.
-
Membangun budaya evidence-based dan risk-aware di lingkungan kerja.
Manfaat
-
Peningkatan efisiensi penyelesaian masalah hingga 30 % melalui eliminasi kegiatan non-value add.
-
Penurunan decision cycle time rapat strategis rata-rata dari 14 hari menjadi ≤5 hari.
-
Peningkatan skor maturitas manajemen risiko (ERM) kementerian/korporasi berdasarkan standar COSO.
-
Penguatan reputasi lembaga karena keputusan terdokumentasi, transparan, dan akuntabel.
Di tengah arus perubahan yang serbacepat, organisasi yang mampu memecahkan masalah secara sistematis dan mengambil keputusan secara cerdas akan memimpin arah pembangunan dan pasar. PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN persembahan Pusat Edukasi Indonesia dirancang sebagai katalis perubahan itu: memindahkan proses analitik terbaik dunia ke meja kerja aparatur dan profesional Indonesia. Melalui perpaduan teori mutakhir, studi kasus domestik, serta simulasi krisis, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mempraktikkan langsung—pulang membawa toolkit yang siap diterapkan. Bergabunglah, wujudkan lembaga yang adaptif, tangkas, dan berorientasi hasil nyata.

PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERBARU 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERBARU 2025/2026
Metode Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan:
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Pelatihan Prosdem Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan:
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id

PELATIHAN PROSDEM PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERBARU 2025/2026