TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) TERBARU 2025/2026
TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) TERBARU 2025/2026

TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) TERBARU 2025/2026
Dalam era industrialisasi yang semakin maju, keselamatan dalam proses operasional menjadi salah satu aspek krusial yang tidak bisa ditawar lagi, khususnya di sektor yang berisiko tinggi seperti industri kimia, pertambangan, energi, dan manufaktur. Kegagalan dalam mengelola keselamatan proses tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga bisa menyebabkan kecelakaan besar, pencemaran lingkungan, hingga korban jiwa. Oleh karena itu, pendekatan yang sistematis terhadap keselamatan proses melalui Process Safety Management (PSM) menjadi sangat penting untuk diadopsi oleh seluruh sektor industri, termasuk lembaga dan badan pemerintah yang terlibat dalam pengawasan operasional berisiko tinggi.
Penerapan PSM tidak dapat dilakukan secara instan tanpa adanya pemahaman mendalam dan keterampilan teknis yang memadai. Hal ini menjadikan pelatihan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan mutlak. Salah satu langkah strategis dalam upaya ini adalah melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang secara khusus membahas tentang Process Safety Management. Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip keselamatan proses, identifikasi potensi bahaya, analisis risiko, hingga pengembangan sistem tanggap darurat yang efektif.
Banyak kejadian industri besar yang menjadi pelajaran berharga, seperti kebakaran kilang, ledakan pabrik, atau kebocoran bahan berbahaya, yang pada akhirnya berakar dari kegagalan dalam penerapan manajemen keselamatan proses. Bahkan, di sektor pelayanan publik seperti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), rumah sakit, serta instalasi publik lainnya, penerapan PSM mulai menjadi kewajiban, seiring meningkatnya risiko operasional dan regulasi keselamatan kerja. Hal ini memperkuat urgensi bahwa setiap organisasi, baik pemerintah maupun swasta, perlu memiliki sumber daya yang terlatih dan tersertifikasi dalam PSM.
Merespons kebutuhan tersebut, Pusat Edukasi Indonesia menghadirkan Bimtek Training Process Safety Management (PSM) sebagai program pelatihan berbasis kompetensi yang ditujukan bagi aparatur pemerintahan, pengelola fasilitas industri, pejabat teknis daerah, hingga staf pengawas lapangan. Program ini disusun dengan pendekatan praktis dan aplikatif untuk memastikan peserta tidak hanya memahami konsep PSM secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam lingkungan kerja mereka.
Definisi Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
Perangkat desa adalah unsur penting dalam struktur pemerintahan desa yang berperan sebagai pelaksana teknis dan pendukung kepala desa dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat. Mereka terdiri dari berbagai jabatan fungsional seperti sekretaris desa, kepala urusan, kepala seksi, dan kepala dusun. Dalam konteks pelaksanaan program pembangunan desa, termasuk yang berkaitan dengan kegiatan teknis berisiko tinggi seperti pengelolaan energi desa, air bersih, dan sanitasi, perangkat desa dituntut memiliki kompetensi dalam manajemen keselamatan proses.
Pemerintahan desa adalah sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk mengelola urusan masyarakat setempat berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan dari pemerintah pusat dan daerah. Di tengah perkembangan zaman, penyelenggaraan pemerintahan desa tidak lagi hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup pengelolaan proyek-proyek infrastruktur dan teknologi yang melibatkan potensi risiko tinggi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap aspek keselamatan teknis dan manajemen risiko menjadi sangat relevan.
Dalam pelaksanaan proyek-proyek yang melibatkan teknologi, bahan kimia, kelistrikan, dan mekanik, desa maupun instansi publik lainnya sangat memerlukan pendekatan keselamatan proses yang sistematis. Process Safety Management (PSM) adalah sebuah sistem manajemen yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan besar yang dapat menyebabkan cedera parah, kerusakan properti, atau gangguan operasional akibat kegagalan proses. PSM mencakup seluruh siklus hidup operasional dari tahap desain, konstruksi, operasi, hingga pemeliharaan.
Melalui pemahaman PSM, perangkat desa dan lembaga terkait dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya teknis dalam pelaksanaan program, menyusun standar operasional prosedur yang lebih aman, dan mempersiapkan diri dalam menghadapi kondisi darurat. Dengan demikian, PSM menjadi bagian penting dari pengelolaan risiko yang tidak hanya melindungi aset fisik, tetapi juga keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.
Peran dan Pentingnya Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
Bimtek Process Safety Management (PSM) memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan di seluruh lapisan organisasi, terutama di lingkungan pemerintahan dan instansi yang menangani proyek-proyek teknis berisiko tinggi. Pelatihan ini memberikan landasan teoritis dan praktis tentang bagaimana merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem keselamatan proses yang terintegrasi dalam setiap aktivitas kerja.
Pentingnya pelatihan ini terletak pada kemampuan peserta untuk melakukan identifikasi bahaya (hazard identification) dan analisis risiko (risk assessment) sejak awal proses. Banyak kasus kecelakaan kerja terjadi karena kelalaian dalam mendeteksi potensi bahaya atau tidak tersedianya sistem pengendalian risiko yang memadai. Dengan mengikuti Bimtek PSM, peserta akan memiliki kemampuan menyusun kebijakan dan prosedur kerja aman yang berbasis standar internasional seperti OSHA PSM dan ISO 45001.
Selain itu, Bimtek ini juga berperan penting dalam mendukung pelaksanaan pengawasan teknis di lapangan. Aparatur desa, staf dinas, atau pejabat pengadaan proyek infrastruktur sering kali berhadapan dengan kontraktor atau mitra teknis yang menjalankan pekerjaan berisiko. Melalui Bimtek ini, mereka dapat memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat memenuhi standar keselamatan dan menjalankan tanggung jawabnya secara profesional dan sesuai regulasi.
Bimtek PSM juga merupakan bentuk konkret dari peningkatan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap tantangan keselamatan publik. Semakin baik pemahaman aparatur terhadap PSM, maka semakin kecil risiko kerugian yang dihadapi oleh pemerintah desa, kabupaten, maupun institusi layanan publik lainnya. Keselamatan proses adalah jaminan berjalannya roda pembangunan yang berkelanjutan dan humanis.
Materi Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
Materi dalam Bimtek Training Process Safety Management (PSM) dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan menyeluruh dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan, meliputi:
-
Pengantar Keselamatan Proses (PSM)
-
Definisi dan ruang lingkup PSM
-
Sejarah dan studi kasus kecelakaan besar industri
-
Perbedaan PSM dan HSE (Health, Safety, Environment)
-
-
Regulasi dan Standar PSM
-
Standar internasional: OSHA, NFPA, ISO
-
Regulasi nasional terkait keselamatan kerja dan teknis
-
Kewajiban pemerintah desa dan daerah dalam pengawasan keselamatan
-
-
Analisis Bahaya dan Penilaian Risiko
-
Teknik HAZOP, FMEA, What-If Analysis
-
Matriks risiko dan penetapan prioritas pengendalian
-
Identifikasi bahaya proses dan pemetaan risiko
-
-
Pengendalian Operasional dan Prosedur Aman
-
SOP berbasis keselamatan proses
-
Lockout-Tagout, sistem kerja izin (Permit to Work)
-
Pelatihan dan pemantauan kepatuhan prosedur
-
-
Manajemen Perubahan dan Keandalan Peralatan
-
System Management of Change (MOC)
-
Perawatan prediktif dan preventif peralatan
-
Inspeksi, pengujian, dan sertifikasi teknis
-
-
Manajemen Tanggap Darurat
-
Penyusunan rencana tanggap darurat
-
Latihan simulasi evakuasi dan penanggulangan insiden
-
Koordinasi antar-instansi saat krisis
-
-
Audit dan Evaluasi Keselamatan Proses
-
Teknik audit internal PSM
-
Pelaporan insiden dan pelajaran dari kejadian
-
Penyusunan rencana perbaikan berkelanjutan
-
Tujuan dan Manfaat Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
Tujuan utama dari Bimtek ini adalah untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola keselamatan proses secara komprehensif, mencegah kecelakaan serius, dan menjaga keberlanjutan operasional di sektor publik maupun swasta. Secara khusus, Bimtek ini bertujuan:
-
Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta tentang pentingnya PSM.
-
Membekali peserta dengan keterampilan identifikasi bahaya dan analisis risiko.
-
Mengembangkan kemampuan dalam menyusun SOP dan kebijakan keselamatan proses.
-
Mendorong implementasi standar keselamatan berbasis regulasi dan best practice.
-
Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja.
Manfaat secara singkat:
Pelatihan ini memberikan pemahaman dan keterampilan praktis tentang pengelolaan keselamatan proses untuk mencegah kecelakaan serius, meningkatkan efisiensi operasional, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, patuh regulasi, dan berorientasi pada keberlanjutan.
TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) bukan hanya program pelatihan biasa, melainkan sebuah langkah penting dalam menciptakan ekosistem kerja yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Dalam konteks pemerintahan desa, lembaga publik, dan industri strategis, keselamatan proses merupakan jantung dari keberlangsungan operasional yang bermartabat dan humanis. Setiap insiden dapat dicegah jika terdapat pemahaman, keterampilan, dan komitmen yang kuat dari para pelaku lapangan.
Pusat Edukasi Indonesia berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam membangun kapasitas sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan teknis di lapangan. Melalui TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) peserta tidak hanya akan menjadi pelaksana program, tetapi juga penjaga keselamatan komunitas dan lingkungan di sekitar mereka.
Kami mengajak seluruh perangkat desa, pejabat teknis, pengelola fasilitas publik, dan aparatur pengawasan untuk mengikuti Bimtek Training Process Safety Management (PSM) sebagai bagian dari perjalanan menuju tata kelola yang profesional, aman, dan berdaya tahan. Mari mulai transformasi keselamatan dari diri sendiri, karena keselamatan adalah pondasi dari kemajuan bersama.

TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) TERBARU 2025/2026
Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) TERBARU 2025/2026
Metode Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:
- 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
- 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
- 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan
Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek Training Process Safety Management (PSM):
- Kelas Tatap Muka Di Hotel
- Online Zoom Meeting
- In House Training
Biaya Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
- Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
- Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
- Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)
Fasilitas Bimtek Training Process Safety Management (PSM)
- Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
- Seminar Kit
- Kuitansi Pembayaran Perpeserta
- Sertifikat
- Tas Kegiatan
- Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
- Kartu Tanda Peserta
- Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta
Tata Cara Pendaftaran Bimtek Training Process Safety Management (PSM):
- Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
- Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
- Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
- Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta
Kontak Person
- Arie – Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
- website : https://www.pusatedukasi.co.id

TRAINING PROCESS SAFETY MANAGEMENT (PSM) TERBARU 2025/2026