Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026

Bimtek QGIS ini dalam era transformasi digital yang terus berkembang, pengelolaan data spasial menjadi kunci utama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efisien, akuntabel, dan transparan. Pemerintahan desa sebagai garda terdepan pelayanan publik di tingkat akar rumput memegang peranan penting dalam pembangunan wilayah. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi informasi geografis seperti QGIS (Quantum Geographic Information System) menjadi semakin mendesak untuk dikuasai oleh para perangkat desa maupun aparatur pemerintahan lainnya.

QGIS merupakan perangkat lunak pemetaan berbasis open source yang dapat digunakan secara bebas dan memiliki fitur yang sangat mumpuni dalam pengolahan serta analisis data spasial. Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan desa, pemahaman terhadap teknologi ini akan membantu dalam proses perencanaan pembangunan, pemetaan aset, pengelolaan wilayah, hingga mitigasi risiko bencana. Sayangnya, belum semua aparatur desa memiliki keterampilan yang memadai dalam menggunakan teknologi pemetaan digital, sehingga sering kali pemetaan dilakukan secara konvensional atau bergantung pada pihak ketiga.

Merespons hal tersebut, Pusat Edukasi Indonesia menyelenggarakan program Bimbingan Teknis (Bimtek) QGIS Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026 guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi perangkat desa dan pemerintah daerah lainnya dalam menguasai pemetaan digital secara mandiri. Bimtek ini dirancang secara sistematis, aplikatif, dan mudah dipahami oleh peserta pemula sekalipun, agar mereka mampu mengintegrasikan pemetaan spasial dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, serta pelayanan publik berbasis data.

Urgensi pelatihan ini juga berkaitan erat dengan komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan otonomi desa, pembangunan berkelanjutan, dan pengurangan kesenjangan informasi antarwilayah. Dengan menguasai QGIS, aparatur desa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi produsen data spasial yang kredibel dan akurat untuk digunakan dalam pembangunan desa berbasis bukti nyata (evidence-based planning).

Dasar Hukum Penyelenggaraan Bimtek QGIS 

Penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) QGIS oleh Pusat Edukasi Indonesia merujuk pada sejumlah peraturan perundang-undangan yang mendukung penguatan kapasitas perangkat desa dan pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan. Berikut adalah dasar hukum yang relevan:

  1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

    • Pasal 26 Ayat (4) menyebutkan bahwa kepala desa wajib meningkatkan kapasitas, efektivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

    • Pasal 86 mengamanatkan bahwa pemerintah desa dapat mengembangkan sistem informasi desa yang mengelola data dan informasi pembangunan desa.

  2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Desa (sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 11 Tahun 2019)

    • Menegaskan pentingnya sistem informasi desa sebagai alat bantu dalam pengelolaan data berbasis wilayah yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

  3. Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa

    • Mengatur bahwa pengelolaan keuangan desa harus berbasis data dan informasi yang akurat, salah satunya melalui penggunaan teknologi informasi.

  4. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia

    • Menjadi landasan dalam pengembangan dan pemanfaatan data pemerintah yang terintegrasi, termasuk data spasial yang dikembangkan melalui aplikasi seperti QGIS.

  5. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial

    • Menjelaskan bahwa data geospasial adalah bagian penting dari informasi nasional dan harus dapat diakses oleh seluruh lembaga pemerintah, termasuk pemerintahan desa. UU ini mendorong pemanfaatan teknologi informasi geospasial untuk pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.

  6. Permenkominfo Nomor 3 Tahun 2021 tentang Standar Teknis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)

    • Menyediakan kerangka kerja dan standar penggunaan aplikasi digital termasuk untuk penyusunan peta dan data spasial berbasis open-source, seperti QGIS.

Bimtek QGIS memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di desa, terutama dalam mendukung tugas-tugas administratif dan teknis yang berkaitan dengan data spasial. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami dasar-dasar sistem informasi geografis, teknik pemetaan, serta aplikasi QGIS untuk kebutuhan perencanaan desa yang partisipatif dan transparan. Hal ini secara langsung akan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan desa karena berbasis pada data yang terverifikasi secara geografis.

Pentingnya bimtek ini tidak hanya terbatas pada pemahaman teknis, tetapi juga dalam konteks transformasi digital pemerintahan desa. Di masa mendatang, pemetaan digital akan menjadi bagian integral dalam pelaporan kegiatan, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), serta sebagai dasar dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Dengan QGIS, perangkat desa dapat menyajikan laporan pembangunan secara visual dan lebih mudah dipahami oleh semua pemangku kepentingan.

Selain itu, QGIS memungkinkan desa untuk mengembangkan Sistem Informasi Desa (SID) berbasis spasial yang terintegrasi dengan data kependudukan, data sosial ekonomi, dan data infrastruktur. Hal ini sangat penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan desa. Ketika semua data dipetakan secara visual, maka kebijakan pembangunan dapat dipertanggungjawabkan dengan lebih jelas kepada masyarakat.

Di tengah perubahan iklim dan risiko bencana yang semakin tinggi, bimtek QGIS juga sangat relevan untuk mendukung penanggulangan bencana berbasis komunitas. Perangkat desa yang mampu memetakan wilayah rawan bencana seperti banjir, longsor, atau kekeringan dapat merancang strategi mitigasi lebih cepat dan tepat. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan yang sangat penting dalam membangun desa yang tangguh terhadap bencana.

Materi Bimtek QGIS 

Materi Bimtek QGIS Tingkat Dasar 2025/2026 disusun secara komprehensif, mencakup aspek teoritis, praktik langsung, dan studi kasus yang relevan dengan kebutuhan desa. Berikut adalah struktur materi yang akan diberikan:

  1. Pengenalan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan QGIS

    • Konsep dasar SIG

    • Sejarah dan perkembangan QGIS

    • Kelebihan QGIS dibanding software komersial

  2. Instalasi dan Antarmuka QGIS

    • Proses instalasi QGIS terbaru

    • Mengenal tampilan dan fungsi toolbar

    • Manajemen proyek peta

  3. Pengolahan Data Spasial

    • Menambahkan layer vektor dan raster

    • Digitalisasi peta (menggambar batas wilayah, jalan, fasilitas)

    • Georeferensi peta analog ke format digital

  4. Analisis dan Visualisasi Data

    • Analisis spasial sederhana

    • Penyajian data tematik (choropleth, heatmap, buffer)

    • Teknik labeling dan simbolisasi peta

  5. Penggunaan GPS dan Integrasi Data Lapangan

    • Menggunakan data dari perangkat GPS

    • Survei lapangan dan konversi koordinat

    • Validasi data spasial dari lapangan

  6. Pembuatan dan Penyusunan Laporan Peta

    • Layout cetak peta (map composer)

    • Ekspor peta ke PDF dan JPEG

    • Teknik penyusunan laporan pemetaan desa

  7. Studi Kasus Pemetaan Desa

    • Pemetaan infrastruktur desa

    • Pemetaan zona rawan bencana

    • Pemetaan potensi ekonomi desa

Semua materi disampaikan melalui metode interaktif: presentasi, diskusi kelompok, praktik langsung, serta evaluasi berbasis proyek.

Tujuan dan Manfaat Bimtek QGIS

Bimtek ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan kapasitas teknis perangkat desa dalam pengelolaan data spasial menggunakan QGIS.

  • Mendorong penggunaan teknologi informasi dalam perencanaan pembangunan desa.

  • Membantu desa dalam menyusun peta digital sebagai dasar kebijakan dan pengambilan keputusan.

  • Meningkatkan akurasi dan efektivitas dalam pemantauan aset dan kegiatan pembangunan desa.

  • Menyediakan dasar teknis bagi desa untuk terlibat aktif dalam pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Manfaat yang dapat diperoleh:

  • Desa memiliki peta digital wilayah yang aktual dan akurat.

  • Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan karena informasi mudah diakses secara visual.

  • Perangkat desa mampu membuat laporan pembangunan yang informatif dan transparan.

  • Meningkatkan daya saing desa dalam program-program nasional seperti Desa Cerdas dan Desa Mandiri.

  • Terbentuknya kemandirian teknologi desa, tanpa selalu bergantung pada konsultan eksternal.

Bimbingan Teknis QGIS Tingkat Dasar Tahun 2025/2026 merupakan langkah strategis yang sangat relevan dalam menjawab tantangan digitalisasi pemerintahan desa. Pemanfaatan teknologi pemetaan seperti QGIS tidak hanya akan meningkatkan efisiensi kerja perangkat desa, tetapi juga membangun fondasi penting bagi tata kelola desa yang partisipatif, transparan, dan berbasis data.

Pusat Edukasi Indonesia percaya bahwa investasi dalam pelatihan ini akan membawa dampak nyata pada pengembangan wilayah, perencanaan pembangunan, hingga mitigasi risiko bencana. Dengan kemampuan yang mumpuni dalam pemetaan digital, perangkat desa akan mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi di tingkat lokal.

 

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026

Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026

Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek QGIS (Quantum Geographic Information System) Tingkat Dasar Terbaru 2025/2026

Metode Bimtek QGIS

Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

  • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
  • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

Pilihan Kelas Pelaksanaan Bimtek QGIS:

  1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
  2. Online Zoom Meeting
  3. In House Training

Biaya Bimtek Bimtek QGIS:

  • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
  • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
  • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

Fasilitas Bimtek QGIS:

  • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
  • Seminar Kit
  • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
  • Sertifikat
  • Tas Kegiatan
  • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
  • Kartu Tanda Peserta
  • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

Tata Cara Pendaftaran Bimtek QGIS:

  • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
  • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
  • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
  • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
  • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

Kontak Person

author-avatar

Tentang PENA

Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi dan memberikan layanan di bidang Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Workshop, Seminar, Sertifikasi, Riset, Inhouse Training, serta Pelatihan dan Pendidikan Non Formal. Pusat Edukasi Indonesia bertujuan mendukung peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui program yang dirancang secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan para peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *