Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

Di tengah tekanan urbanisasi, perubahan iklim, dan tuntutan pembangunan berkelanjutan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) bukan lagi sekadar elemen pelengkap kota, melainkan infrastruktur kritis yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Namun, banyak pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam mengukur efektivitas pengelolaan RTH secara objektif dan berbasis data.

Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah yang diselenggarakan oleh Pusat Edukasi Indonesia hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Program pelatihan intensif ini dirancang khusus untuk membekali aparatur sipil negara (ASN), tenaga teknis, dan profesional dengan kompetensi teknis dalam mengevaluasi, menganalisis, dan meningkatkan kinerja pengelolaan RTH di daerah masing-masing.

Investasi dalam peningkatan kompetensi melalui bimtek RTH 2026 bukan hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga strategi untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dialokasikan untuk RTH memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Mari telusuri lebih dalam mengapa bimtek ini menjadi langkah strategis yang tidak boleh Anda lewatkan.

Pengertian Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

Bimbingan Teknis (Bimtek) merupakan bentuk pendidikan dan pelatihan non-gelar yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan profesional sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan maupun sektor swasta. Berbeda dengan pelatihan konvensional, bimtek menekankan pada aplikasi praktis, studi kasus riil, dan solusi yang langsung dapat diimplementasikan di lapangan.

Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah adalah program pelatihan khusus yang fokus pada penguasaan metode, indikator, dan teknik evaluasi kinerja pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. Peserta akan dibimbing untuk memahami bagaimana mengukur efektivitas RTH tidak hanya dari sisi kuantitas (luas area), tetapi juga dari dimensi kualitas, fungsi ekologis, pemanfaatan masyarakat, dan keberlanjutan operasional.

Dalam konteks otonomi daerah dan desentralisasi, setiap pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan RTH yang dikelola memberikan nilai tambah bagi pembangunan lokal. Bimtek ini menjadi jembatan yang menghubungkan kebijakan nasional dengan implementasi daerah, memastikan bahwa standar kompetensi aparatur sejalan dengan regulasi terbaru dan praktik terbaik (best practices) yang telah terbukti berhasil di berbagai daerah.

Pusat Edukasi Indonesia, sebagai lembaga yang telah berpengalaman menyelenggarakan ratusan bimtek untuk pemerintah daerah di seluruh Indonesia, menghadirkan narasumber yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan RTH di lapangan. Pendekatan pembelajaran yang interaktif, berbasis studi kasus, dan dilengkapi dengan materi daring pasca-pelatihan menjadikan bimtek ini investasi yang bernilai tinggi bagi karier dan kinerja Anda.

Tujuan Kegiatan Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

Kegiatan Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah dirancang dengan tujuan komprehensif yang mencakup aspek teknis, manajerial, dan strategis. Berikut adalah tujuan utama yang ingin dicapai:

Peningkatan Pemahaman Teknis dan Regulasi

  • Memahami konsep dasar dan regulasi pengelolaan RTH: Peserta akan dibekali pemahaman mendalam tentang landasan hukum, kebijakan nasional, dan standar teknis pengelolaan RTH yang berlaku, termasuk peraturan menteri, undang-undang, dan pedoman teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

  • Menguasai indikator evaluasi kinerja RTH yang komprehensif: Peserta akan mempelajari berbagai indikator kinerja yang mencakup aspek ekologis (kualitas udara, pengendalian iklim mikro, biodiversitas), aspek sosial (aksesibilitas, partisipasi masyarakat, manfaat kesehatan), dan aspek ekonomi (nilai ekonomi lingkungan, efisiensi anggaran, dampak terhadap properti sekitar).

  • Mampu membedakan antara output dan outcome dalam evaluasi RTH: Peserta akan diajarkan cara mengukur tidak hanya pencapaian fisik (output) seperti luas RTH yang dibangun, tetapi juga dampak nyata (outcome) seperti peningkatan kualitas hidup masyarakat, penurunan suhu perkotaan, dan peningkatan partisipasi warga dalam pemeliharaan RTH

Penguatan Kapasitas Manajerial dan Analitis

  • Mengembangkan kemampuan analisis data dan pelaporan kinerja: Peserta akan dilatih untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data kinerja RTH menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, serta menyusun laporan evaluasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan administratif.

  • Mampu menyusun rencana perbaikan berbasis hasil evaluasi: Peserta akan dibimbing untuk merumuskan rekomendasi perbaikan yang konkret, terukur, dan realistis berdasarkan hasil evaluasi kinerja, termasuk prioritas tindakan, estimasi anggaran, dan timeline implementasi.

  • Meningkatkan koordinasi antar-OPD dalam pengelolaan RTH: Melalui diskusi kelompok dan simulasi, peserta akan memahami pentingnya sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perencanaan Pembangunan, dan OPD terkait lainnya dalam memastikan RTH dikelola secara terpadu dan berkelanjutan

Dukungan terhadap Kinerja Aparatur dan Akuntabilitas Publik

  • Memenuhi standar kompetensi profesi dalam pengelolaan RTH: Peserta akan memperoleh sertifikat yang dapat digunakan sebagai bukti kompetensi dalam penilaian kinerja pegawai, promosi jabatan, dan pemenuhan persyaratan teknis dalam pengadaan barang dan jasa terkait RTH.

  • Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran RTH: Dengan kemampuan evaluasi yang baik, aparatur dapat menyusun laporan pertanggungjawaban yang jelas, menunjukkan dampak nyata dari setiap rupiah yang dikeluarkan untuk RTH, dan membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah

  • Mendukung pencapaian target RPJMD dan IKU daerah: Peserta akan diajarkan cara mengintegrasikan indikator kinerja RTH ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah, memastikan bahwa RTH menjadi bagian integral dari agenda pembangunan daerah.

Manfaat Mengikuti Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

Mengikuti Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah memberikan manfaat konkret yang dapat dirasakan langsung oleh peserta, baik dalam aspek karier, kinerja, maupun pengakuan profesional. Berikut adalah manfaat yang akan Anda peroleh:

Manfaat bagi Pengembangan Karier

  • Sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional: Peserta akan menerima sertifikat resmi dari Pusat Edukasi Indonesia yang dapat digunakan sebagai dokumen pendukung dalam penilaian kinerja tahunan (SKP), kenaikan pangkat, dan seleksi jabatan fungsional atau struktural di lingkungan pemerintah daerah.

  • Peningkatan nilai dalam penilaian kompetensi teknis: Kemampuan evaluasi kinerja RTH merupakan kompetensi teknis yang semakin dihargai dalam sistem merit ASN, terutama bagi mereka yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

  • Peluang menjadi narasumber atau fasilitator daerah: Dengan kompetensi yang mumpuni, peserta memiliki potensi untuk menjadi trainer internal di daerah masing-masing atau bahkan diundang sebagai narasumber dalam kegiatan serupa di daerah lain, membuka jaringan profesional yang lebih luas.

Manfaat bagi Kinerja dan Produktivitas Kerja
  • Kemampuan menyusun laporan evaluasi yang akurat dan berbasis data: Peserta akan mampu menyusun laporan kinerja RTH yang tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memberikan insight yang berguna bagi pengambilan keputusan strategis oleh pimpinan daerah

  • Efisiensi waktu dan anggaran dalam pelaksanaan evaluasi: Dengan menguasai metode dan alat evaluasi yang tepat, peserta dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan dan mengolah data, serta meminimalkan risiko kesalahan dalam perhitungan indikator kinerja.

  • Kemampuan mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi yang tepat: Peserta akan terlatih untuk menganalisis akar permasalahan dalam pengelolaan RTH, bukan hanya gejala permukaan, sehingga rekomendasi perbaikan yang dihasilkan lebih efektif dan berkelanjutan.

Manfaat bagi Organisasi dan Instansi

  • Peningkatan kualitas layanan publik terkait RTH: Dengan aparatur yang kompeten, pemerintah daerah dapat memberikan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam hal akses, pemanfaatan, dan pemeliharaan RTH.

  • Dukungan terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs): RTH yang dikelola dengan baik berkontribusi langsung terhadap beberapa tujuan SDGs, termasuk kota dan komunitas berkelanjutan (SDG 11), aksi terhadap perubahan iklim (SDG 13), dan ekosistem daratan (SDG 15)

  • Peningkatan citra daerah sebagai kota hijau yang berkelanjutan: Daerah yang mampu menunjukkan kinerja RTH yang baik melalui evaluasi yang objektif akan lebih mudah meraih penghargaan seperti Adipura, Kota Layak Anak, atau penghargaan lingkungan lainnya yang dapat meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata.

    Materi Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Selama 2 Hari Kegiatan

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah diselenggarakan selama 2 hari intensif dengan materi yang dirancang secara komprehensif, mulai dari konsep dasar hingga aplikasi praktis. Berikut adalah rincian materi yang akan disampaikan:

    Hari Pertama: Konsep Dasar dan Regulasi

    Sesi 1: Kebijakan dan Regulasi Pengelolaan RTH di Indonesia

    • Tinjauan regulasi nasional dan daerah terkait RTH (UU No. 26/2007, UU No. 32/2009, Permen PU, dll.)

    • Standar luas minimal RTH (30% dari luas wilayah) dan implikasinya bagi daerah

    • Kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam pengelolaan RTH

    • Studi kasus: Implementasi regulasi RTH di berbagai daerah

    Sesi 2: Konsep Evaluasi Kinerja dan Indikator Pengukuran

    • Perbedaan antara monitoring dan evaluasi dalam konteks RTH

    • Indikator output vs. outcome: memahami hierarki dampak

    • Indikator ekologis: kualitas udara, biodiversitas, pengendalian iklim mikro

    • Indikator sosial: aksesibilitas, partisipasi masyarakat, manfaat kesehatan

    • Indikator ekonomi: nilai ekonomi lingkungan, efisiensi anggaran, dampak properti

    Sesi 3: Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data Kinerja RTH

    • Metode pengumpulan data: observasi lapangan, survei, wawancara, dokumentasi

    • Teknik sampling dan penentuan responden dalam evaluasi RTH

    • Pengolahan data kuantitatif menggunakan spreadsheet dan software sederhana

    • Analisis data kualitatif: teknik coding dan interpretasi temuan lapangan

    • Validasi data dan triangulasi sumber informasi

    Sesi 4: Workshop Praktik: Menyusun Matriks Evaluasi

    • Peserta dibagi dalam kelompok berdasarkan jenis RTH (taman kota, hutan kota, jalur hijau, dll.)

    • Setiap kelompok menyusun matriks evaluasi dengan indikator yang relevan

    • Presentasi matriks dan diskusi bersama narasumber

    • Feedback dan perbaikan matriks berdasarkan masukan narasumber

    Hari Kedua: Aplikasi dan Implementasi

    Sesi 5: Analisis Kinerja RTH: Studi Kasus Daerah

    • Presentasi studi kasus evaluasi kinerja RTH di beberapa daerah (sukses dan gagal)

    • Analisis faktor penentu keberhasilan dan kegagalan pengelolaan RTH

    • Pembelajaran dari praktik terbaik (best practices) daerah lain

    • Diskusi: aplikasi pembelajaran ke konteks daerah peserta

    Sesi 6: Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja RTH

    • Struktur laporan evaluasi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan

    • Teknik penyajian data: tabel, grafik, peta, dan visualisasi lainnya

    • Penyusunan rekomendasi perbaikan yang konkret dan terukur

    • Format laporan yang sesuai dengan standar administratif pemerintah daerah

    • Workshop: menyusun draft laporan evaluasi berdasarkan studi kasus

    Sesi 7: Integrasi Evaluasi RTH ke dalam Perencanaan Daerah

    • Menghubungkan hasil evaluasi RTH dengan RPJMD dan RKPD

    • Penyusunan indikator kinerja RTH dalam IKU daerah

    • Mekanisme penganggaran berbasis kinerja untuk program RTH

    • Koordinasi antar-OPD dalam implementasi rekomendasi evaluasi

    Sesi 8: Simulasi dan Penutup

    • Simulasi presentasi hasil evaluasi kepada pimpinan daerah

    • Teknik komunikasi efektif dalam menyampaikan temuan evaluasi

    • Sesi tanya jawab dan konsultasi individual dengan narasumber

    • Penutupan dan penyerahan sertifikat

    Setiap sesi dilengkapi dengan materi presentasi, handout, template dokumen, dan akses ke rekaman sesi bagi peserta yang ingin mengulang materi. Peserta juga akan mendapatkan toolkit evaluasi yang berisi checklist, format survei, dan template laporan yang dapat langsung digunakan di daerah masing-masing. evaluasi kinerja RTH daerah.

    Target Peserta Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan profesional yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam pengelolaan RTH. Berikut adalah target peserta yang sangat disarankan untuk mengikuti kegiatan ini:

    Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah

    • Pejabat dan staf Dinas Lingkungan Hidup: Bertanggung jawab atas kebijakan, monitoring, dan evaluasi kinerja RTH di wilayah daerah.

    • Pejabat dan staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang: Terlibat dalam perencanaan teknis, pembangunan, dan pemeliharaan infrastruktur RTH.

    • Pejabat dan staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda): Bertugas mengintegrasikan indikator RTH ke dalam RPJMD, RKPD, dan IKU daerah.

    • Pejabat dan staf Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman: Mengelola RTH dalam konteks perumahan dan kawasan permukiman.

    • Pejabat dan staf Sekretariat Daerah: Memastikan koordinasi antar-OPD dan pelaporan kinerja daerah terkait RTH.

    Tenaga Teknis dan Profesional

    • Tenaga ahli lingkungan dan ekologi: Memberikan input teknis dalam evaluasi aspek ekologis RTH.

    • Arsitek lansekap dan perencana kota: Terlibat dalam desain dan evaluasi kualitas RTH dari sisi fungsional dan estetika.

    • Konsultan pengelolaan RTH: Memberikan layanan profesional dalam evaluasi dan rekomendasi perbaikan RTH.

    • Peneliti dan akademisi bidang lingkungan: Mendukung evaluasi dengan data penelitian dan analisis ilmiah.

    Pihak Terkait Lainnya

    • Pengelola RTH non-pemerintah: Pengelola taman swasta, RTH komersial, atau RTH yang dikelola komunitas.

    • Mahasiswa dan fresh graduate: Yang berminat berkarier di bidang pengelolaan RTH dan pembangunan berkelanjutan.

    • Anggota DPRD: Yang terlibat dalam pengawasan dan penganggaran program RTH daerah.

    • Perwakilan komunitas dan LSM lingkungan: Yang aktif dalam advokasi dan pemantauan RTH di daerah.

    Bimtek ini terbuka untuk peserta dari seluruh Indonesia, dengan kapasitas terbatas untuk memastikan kualitas pembelajaran dan interaksi yang optimal. Prioritas diberikan kepada peserta yang memiliki tanggung jawab langsung dalam pengelolaan RTH di daerah masing-masing.

    Urgensi Mengikuti Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

    Mengapa Anda harus mengikuti Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah sekarang, bukan nanti? Berikut adalah alasan-alasan mendesak yang menjadikan bimtek ini investasi yang tidak boleh ditunda:

    Menjawab Tekanan Regulasi dan Tuntutan Akuntabilitas Publik

    • Kewajiban regulasi yang semakin ketat: Pemerintah pusat terus memperkuat regulasi terkait RTH, termasuk ketentuan luas minimal 30% RTH dari luas wilayah dan persyaratan evaluasi berkala. Daerah yang tidak mampu menunjukkan kinerja RTH yang baik berisiko menghadapi sanksi administratif atau penundaan dalam persetujuan dokumen perencanaan

    • Tuntutan transparansi dan akuntabilitas publik: Masyarakat semakin kritis dan menuntut pertanggungjawaban yang jelas atas penggunaan anggaran daerah. Dengan kemampuan evaluasi yang baik, Anda dapat menyusun laporan yang menunjukkan dampak nyata dari setiap program RTH, membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah

    • Persyaratan dalam pengajuan dana transfer dan bantuan: Banyak program dana transfer pusat dan bantuan teknis yang mensyaratkan daerah untuk menunjukkan kinerja RTH yang terukur dan terdokumentasi dengan baik. Tanpa kompetensi evaluasi yang memadai, daerah Anda berisiko kehilangan peluang pendanaan yang signifikan

    Menghadapi Perubahan Iklim dan Tekanan Urbanisasi

    • RTH sebagai infrastruktur kritis adaptasi perubahan iklim: Perubahan iklim telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan kekeringan. RTH yang dikelola dengan baik berfungsi sebagai infrastruktur hijau yang mengurangi risiko bencana, namun hanya jika efektivitasnya dapat diukur dan ditingkatkan secara berkelanjutan

    • Tekanan urbanisasi yang menggerus RTH: Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang cepat mengancam ketersediaan RTH di banyak daerah. Evaluasi kinerja yang baik membantu daerah mengidentifikasi RTH yang paling kritis untuk dipertahankan dan dioptimalkan, memastikan bahwa setiap hektar RTH memberikan dampak maksimal.

    • Kebutuhan akan kota yang sehat dan berkelanjutan: WHO dan berbagai studi menunjukkan bahwa RTH yang berkualitas berkontribusi signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental masyarakat. Daerah yang mampu menunjukkan kinerja RTH yang baik akan lebih menarik bagi investasi, tenaga kerja berkualitas, dan pariwisata.

    Meningkatkan Daya Saing Karier dan Profesionalisme

    • Kompetensi evaluasi RTH semakin dihargai dalam sistem merit ASN: Sistem merit yang diterapkan pemerintah menuntut ASN untuk terus meningkatkan kompetensi teknisnya. Kemampuan evaluasi kinerja RTH merupakan kompetensi spesifik yang membedakan Anda dari ASN lainnya, meningkatkan peluang promosi dan pengembangan karier.

    • Sertifikasi kompetensi sebagai persyaratan dalam pengadaan barang dan jasa: Semakin banyak pengadaan barang dan jasa terkait RTH yang mensyaratkan penyedia atau penanggung jawab teknis memiliki sertifikat kompetensi yang relevan. Dengan mengikuti bimtek ini, Anda membuka peluang untuk terlibat dalam proyek-proyek strategis daerah.

    • Jaringan profesional yang membuka peluang kolaborasi: Bimtek ini menghadirkan peserta dari berbagai daerah, membuka peluang untuk berbagi pengalaman, belajar dari praktik terbaik, dan bahkan membuka kolaborasi dalam program-program RTH antar-daerah

    Mengantisipasi Perubahan Kebijakan dan Teknologi

    • Update regulasi dan standar teknis yang terus berubah: Regulasi dan standar teknis terkait RTH terus mengalami pembaruan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan nasional. Dengan mengikuti bimtek ini, Anda memastikan bahwa pengetahuan Anda selalu mutakhir dan sesuai dengan standar terbaru.

    • Adopsi teknologi dan metode evaluasi yang lebih canggih: Teknologi penginderaan jauh, sistem informasi geografis (SIG), dan aplikasi mobile semakin banyak digunakan dalam evaluasi RTH. Bimtek ini memperkenalkan Anda pada tools dan metode terbaru yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi evaluasi.

    • Persiapan menghadapi evaluasi kinerja daerah oleh pemerintah pusat: Pemerintah pusat semakin sering melakukan evaluasi kinerja daerah terkait RTH sebagai bagian dari penilaian kinerja pembangunan daerah. Dengan bekal kompetensi yang memadai, Anda dapat memastikan daerah Anda siap menghadapi evaluasi tersebut dan bahkan meraih penghargaan.

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah adalah investasi strategis yang akan memberikan dampak jangka panjang bagi karier Anda, kinerja instansi, dan pembangunan berkelanjutan di daerah Anda.

    Jangan tunda lagi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi Anda. Kuota peserta sangat terbatas untuk memastikan kualitas pembelajaran yang optimal, dan pendaftaran akan ditutup 3 hari sebelum pelaksanaan kegiatan.

    Mengapa Memilih Pusat Edukasi Indonesia?

    Pusat Edukasi Indonesia telah menjadi mitra strategis bagi ratusan instansi pemerintah dan swasta dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade dan ribuan alumni yang tersebar di seluruh Indonesia, kami memahami tantangan yang dihadapi aparatur dalam mengimplementasikan kebijakan dan meningkatkan kinerja daerah

    Keunggulan kami meliputi:

    • Narasumber berpengalaman dan praktis: Narasumber kami tidak hanya akademisi, tetapi juga praktisi yang memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan RTH di berbagai daerah.

    • Materi yang selalu update: Kami terus memperbarui materi bimtek sesuai dengan regulasi terbaru dan praktik terbaik yang berkembang di lapangan.

    • Pendekatan pembelajaran yang aplikatif: Setiap bimtek dirancang dengan kombinasi teori, studi kasus, workshop, dan simulasi untuk memastikan peserta dapat langsung mengimplementasikan pembelajaran di daerah masing-masing.

    • Fasilitas dan layanan lengkap: Mulai dari venue yang nyaman, materi cetak dan digital, toolkit evaluasi, akses materi daring pasca-bimtek, hingga sertifikat yang diakui secara nasional.

    • Jaringan alumni yang luas: Peserta bimtek kami menjadi bagian dari komunitas alumni yang aktif berbagi informasi, pengalaman, dan peluang kolaborasi.

    Percayakan peningkatan kompetensi Anda kepada Pusat Edukasi Indonesia. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Anda dalam mewujudkan aparatur yang kompeten, profesional, dan mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah — Investasi Anda untuk Masa Depan yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan!

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

    Sehubung Dengan Penjelasan Di Atas, Dalam Rangka Memahami Serta Meningkatkan Kapasitas Dan Kapabilitas Pemerintah Pusat, Daerah Dan Swasta. Maka Kami Dari Pusat Edukasi Indonesia Mengajak Bapak/Ibu/Saudara(i) Untuk Mengikuti Bimbingan Teknis Dengan Tema: Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

    Metode Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH

    Pemaparan Materi, diskusi, tanya jawab, studi kasus dan simulasi langsung dengan konsep:

    • 20% Teori berdasarkan literatur praktisi
    • 40% analisa best practices & benchmarking antara: Institusi, korporasi & Industri
    • 40% Studi kasus nyata & brainstorming antara Narasumber / Trainer dengan peserta kegiatan

    Pilihan Kelas Pelaksanaan:

    1. Kelas Tatap Muka Di Hotel
    2. Online Zoom Meeting
    3. In House Training

    Biaya Bimtek

    • Online Zoom Meeting : Rp. 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah)
    • Non Akomodasi Penginapan : @Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah)
    • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Twin Sharing (1 Kamar Untuk 2 Orang Peserta) : Rp. 4.800.000,- (Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah)
    • Fasilitas Dengan Penginapan 4 Hari 3 Malam dengan Kamar Suite Room (1 Kamar Untuk 1 Orang Peserta) : Rp. 5.700.000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

    Narasumber:

    Narasumber dalam pelatihan pengelolaan ruang terbuka hijau adalah Trainer yang berpengalaman di bidang masing-masing dan Tersertifikasi BNSP. Narasumber kami dari kalangan Kementrian, Praktisi, Akademisi dan Konsultan. Narasumber kami juga open diskusi sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung, agar semua masalah yang dihadapi oleh peserta dapat terselesaikan dan tercapainya tujuan dari peserta.

    Pilihan Lokasi Kegiatan:

    bimtek ASN lingkungan hidup dilaksanakan di Beberapa kota besar di Indonesia Seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bali, Batam, Surabaya, Malang, Medan, Makassar, Lampung, Semarang, Manado, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palembang, Maluku, Papua dan Kota-kota besar lainnya. Peserta dapat request kota pilihan sesuai permintaan dengan menghubungi Tim kami.

    Fasilitas Bimtek

    • Bahan Ajar Modul ( Softcopy Dan Hardcopy)
    • Seminar Kit
    • Kuitansi Pembayaran Perpeserta
    • Sertifikat
    • Tas Kegiatan
    • Konsumsi Dan Coffe Break Selama Kegiatan
    • Kartu Tanda Peserta
    • Penjemputan Di Bandara / Stasiun Bagi Peserta Rombongan Minimal 8 Orang Peserta

    Tata Cara Pendaftaran:

    • Surat Undangan Kegiatan Beserta Jadwal Kegiatan Akan Dikirimkan Setelah Melakukan Konfirmasi Melalui Panitia Arie Hp/Wa: 0851 – 2120 – 9392
    • Surat Undangan Kegiatan Akan Dikirimkan Via E-Mail Dan/Atau Whatsapp
    • Bagi Peserta Minimal 5 Orang Dapat Menentukan Waktu, Tempat Dan Materi Kegiatan Sesuai Kebutuhan Peserta
    • Pendaftaran Paling Lambat 3 Hari Sebelum Pelaksanaan Kegiatan
    • Tema, Materi Serta Rundown Kegiatan Dapat Menyesuaikan Keinginan Peserta

    Legalitas Kami

    • SK KEMENKUM-HAM RI

    Nomor AHU-0040093.AH.01.01.TAHUN 2025

    • Akta Pendirian

    Akta No. 44, Tanggal 16 Mei 2025 dibuat oleh Notaris Wenika Priastuti Agustini, S.H., M.KN.

    • Nomor Induk Berusaha (NIB)

    2305250063339

    Kontak Person

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

    Bimtek Evaluasi Kinerja Pengelolaan RTH Terbaru 2026/2027: Solusi Mengukur Efektivitas & Target Capaian Daerah

    author-avatar

    Tentang PENA

    Pusat Edukasi Indonesia adalah lembaga profesional yang berdedikasi dan memberikan layanan di bidang Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Workshop, Seminar, Sertifikasi, Riset, Inhouse Training, serta Pelatihan dan Pendidikan Non Formal. Pusat Edukasi Indonesia bertujuan mendukung peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui program yang dirancang secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan para peserta.